Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo Gaya hidup

Berburu Kebaya di Pasar Triwindu, Hidden Gem Fashion Vintage di Solo

Annas Rohmanda Purbaningrum • Selasa, 7 Juli 2026 | 08:00 WIB
Pasar Triwindu (Sumber: Pinterest)
Pasar Triwindu (Sumber: Pinterest)

RADARSOLO.COM - Kalau mendengar nama Pasar Triwindu, kebanyakan orang mungkin langsung teringat dengan barang-barang antik, mulai dari mesin tik, radio lawas, hingga koleksi uang kuno. Siapa sangka kalau pasar legendaris di Solo ini juga menjadi surga tersembunyi bagi pencinta kebaya.

Tak sedikit wisatawan yang sengaja datang ke Pasar Triwindu untuk berburu kebaya vintage dengan harga yang ramah di kantong. Beragam model, warna, hingga bahan bisa ditemukan di sini, cocok untuk kebutuhan wisuda, kondangan, perayaan Hari Kebaya Nasional, hingga sekadar menambah koleksi busana tradisional.

Kalau ingin berburu kebaya, langsung saja naik ke lantai dua Pasar Triwindu. Di deretan kios tersebut, pengunjung akan menemukan puluhan kebaya yang digantung berjejer dengan warna-warna cerah dan motif yang beragam.

Baca Juga: Patungan hingga Beli Bunga di Pasar, Begini Cara Mahasiswa UNS Menyiasati 'Kondangan Akademik'

Model yang dijual pun cukup lengkap. Mulai dari kebaya kutu baru yang klasik hingga kebaya janggan dengan siluet yang anggun. Beberapa merupakan kebaya lawas yang masih terawat, sementara sebagian lainnya merupakan kebaya baru dengan sentuhan desain tradisional.

Soal harga, pembeli tak perlu khawatir. Kebaya di Pasar Triwindu dibanderol mulai sekitar Rp40 ribuan hingga Rp160 ribuan, tergantung model, bahan, dan kondisinya. Dengan harga tersebut, pengunjung masih bisa mencoba menawar secara langsung kepada pedagang, seperti halnya berbelanja di pasar tradisional.

Dari berbagai pilihan bahan, sifon menjadi material yang paling banyak dijumpai. Bahannya yang ringan dan jatuh membuat kebaya terasa nyaman dikenakan, baik untuk acara formal maupun semi formal.

Baca Juga: Libur Muharam, Jenang Suro Gratis Jadi Magnet Wisata Pasar Triwindu Solo

Selain kebaya, beberapa kios juga menjual pelengkap busana seperti kain batik, selendang, hingga aksesoris yang dapat dipadukan untuk menyempurnakan penampilan.

Pasar Triwindu sendiri buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga sekitar 17.00 WIB. Jadi, datanglah lebih pagi agar memiliki lebih banyak waktu untuk melihat satu per satu koleksi yang dipajang di setiap kios.

Berburu kebaya di Pasar Triwindu bukan sekadar aktivitas belanja. Di balik setiap helai kain, tersimpan cerita dan nuansa klasik yang membuat pengalaman berkunjung terasa berbeda. Jadi, kalau sedang berada di Solo dan ingin tampil anggun dengan kebaya tanpa harus menguras dompet, Pasar Triwindu bisa menjadi destinasi yang wajib dikunjungi.

Editor : Kabun Triyatno
#kebaya #solo #Pasar Triwindu