RADARSOLO.COM-Pemkab Wonogiri menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 di Pendapa Rumah Dinas Bupati, Selasa (6/5/2025).
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menegaskan, RPJMD lima tahun ke depan merupakan arah pembangunan daerah untuk mewujudkan visi-misi yang disusun bersama Wakil Bupati Imron Rizkyarno sejak masa pencalonan.
“Dari visi kami, Wonogiri yang Berdaya Saing, Maju, dan Berkelanjutan itu ter-breakdown dalam empat misi dan tujuh program. Itu yang jadi fokus kita. Ini dalam rangka mewujudkan janji kepada masyarakat,” ujar bupati usai acara.
Meski diakui terdapat beberapa efisiensi dalam pelaksanaan program, Pemkab Wonogiri tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik.
Salah satu strateginya adalah mengakses berbagai sumber pendanaan dari pemerintah pusat dan provinsi.
“Misalnya ada dana dari pusat untuk pengelolaan pengairan. Ada juga dana dari provinsi untuk rumah tidak layak huni (RTLH). Termasuk CSR kemarin untuk sumur pantek,” terangnya.
Selain program 1.000 sumur pantek, Bupati Setyo Sukarno menyebut sejumlah program unggulan lain yang akan dilanjutkan.
Di antaranya pembangunan RSUD di Kecamatan Purwantoro.
Sementara di sektor pendidikan, Pemkab Wonogiri mengupayakan pendirian Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kecamatan Karangtengah.
Setyo berharap proses pembangunan sekolah tersebut dapat segera terealisasi.
“Kita coba penuhi syarat dari provinsi,” tandasnya. (al/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono