RADARSOLO.COM-Ribuan warga menghadiri Tausiyah Kebangsaan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Barru, Desa Bulusulur, Kecamatan Wonogiri Kota, Minggu (25/5/2025).
Acara ini digelar untuk memeriahkan Hari Jadi ke-284 Kabupaten Wonogiri dan menjadi simbol sinergi antar elemen masyarakat dalam membangun daerah.
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menyampaikan apresiasinya terhadap Ponpes Al Barru, yang dinilainya telah berperan aktif dalam menyiapkan kader-kader terbaik bangsa melalui pendidikan pesantren.
“Banyak peran yang diberikan LDII untuk Wonogiri,” ujar Bupati.
Ia menambahkan, peringatan Hari Jadi ke-284 Wonogiri mengusung slogan Ngrembaka Nirantara, yang bermakna berkembang tanpa jeda atau secara berkelanjutan.
“Perjalanan meneruskan program pembangunan tidak lepas dari peran seluruh komponen masyarakat. Sinergi dan kontribusi bersama dibutuhkan demi mewujudkan Wonogiri yang semakin baik,” tegasnya.
Pengasuh Ponpes Al Barru Ustadz KH Sunadi Ali Musthafa mengatakan, tausiyah ini menjadi salah satu wujud kebersamaan umat dalam menyemarakkan hari jadi daerah.
“Semangat kebersamaan dalam beramal saleh harus terus ditanamkan,” ujarnya.
Yang menarik, warga LDII memiliki cara unik dalam berinfak saat pengajian berlangsung.
Mereka melemparkan uang ke barisan depan jamaah, kemudian uang tersebut dikumpulkan dan digunakan untuk pembangunan.
KH Sunadi menyebut, dari infak para jamaah inilah Ponpes Al Barru berkembang pesat.
“Peletakan batu pertama tahun 1998. Sekarang sudah berdiri masjid, pesantren, dan kami juga membangun sekolah tingkat SMP dan SMA,” ungkapnya.
Acara pengajian tersebut dihadiri oleh Ketua Ponpes Al Barru Ustadz Agung Susanto, Ketua Yayasan Ponpes H Joko Santoso, Ketua DPD LDII Wonogiri Sutoyo, para santri, warga LDII, dan masyarakat sekitar.
Total peserta yang hadir diperkirakan lebih dari 2.000 orang. (al/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono