RADARSOLO.COM-Upaya peningkatan layanan pendidikan dilakukan Pemkab Wonogiri.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggandeng Pemprov Jawa Tengah (Jateng) untuk membangun SMK di Kecamatan Karangtengah.
SMK itu rencananya membuka jurusan pertanian dan digadang-gadang bakal memunculkan sejumlah manfaat.
"Ada arah ke sana (membuka SMK jurusan pertanian). Kita melihat kultur dan potensi masyarakat Karangtengah dan sekitarnya," ujar Bupati Wonogiri Setyo Sukarno baru-baru ini.
Dia menerangkan, Pemkab Wonogiri telah menandatangani kerja sama dengan Pemprov Jateng terkait pembangunan SMK setempat.
"Targetnya, pembayaran pengadaan tanah bisa selesai tahun ini," beber Setyo.
Anggaran yang dibutuhkan untuk pembebasan lahan sekira Rp2-3 miliar dari APBD Kabupaten Wonogiri.
Adapun lahan yang dibutuhkan seluas lebih dari 3 hektare.
"Lokasinya nanti di Dusun Klepu, Desa Ngambarsari, dekat dengan Padepokan Selo Belah, dekat perbatasan Jateng dan Jatim. Anggaran pastinya nanti menunggu survei dari tim appraisal," terang Setyo.
Setelah dibebaskan oleh Pemkab Wonogiri, lahan itu akan dihibahkan kepada Pemprov Jateng.
Selanjutnya, SMK negeri di Karang Tengah akan dibangun mulai 2026.
Pembangunan SMK di Karang Tengah diharapkan dapat mendekatkan fasilitas pendidikan untuk masyarakat Kecamatan Karang Tengah, Batuwarno, Tirtomoyo dan sekitarnya.
Sebagai informasi, berdirinya SMK di Karangtengah sudah dinantikan warga.
Dalam setiap musyawarah perencanaan pembangunan kecamatan (musrenbangcam), harapan didirikannya SMK di Karangtengah selalu muncul. Setidaknya dalam 8 tahun terakhir.
Sekda Wonogiri FX Pranata mengatakan, rencana pendirian SMK di Karangtengah juga menjadi langkah untuk mendukung indeks pembangunan manusia (IPM), dimana IPM Wonogiri pada 2024 71,25.
Lebih dari itu, adanya SMK di sana turut memenuhi ketersediaan layanan pendidikan menengah di Wonogiri.
"Masih banyak anak-anak kita yang harus menempuh jarak cukup jauh karena keterbatasan sarpras pendidikan menengah. Inventarisasi kita, SMA/SMK di Wonohiri ada sekitar 87. Baik sekolah negeri dan swasta," urai Pranata.
Pihaknya juga berharap SMK di Karangtengah bisa segera dibangun. Soal kejuruan yang ada, mengikuti kebijakan bupati.
"Kalau bicara pertanian, itu selaras dengan Asta Cita Presiden dalam ketahanan pangan. Saat nanti melahirkan tenaga kerja terdidik di bidang pertanian, saya pikir sesuai dengan kondisi Wonogiri yang PDRB-nya 38 persen pertanian itu connect," beber Sekda. (al)
Editor : Tri wahyu Cahyono