Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Ratusan Anak Yatim Dapat Santunan Baznas, Pemkab Wonogiri: Zakat Kekuatan Sosial

Iwan Adi Luhung • Kamis, 17 Juli 2025 | 21:37 WIB
Penyerahan santunan program Yatim Bahagia di pendapa Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Kamis (17/7/2025).
Penyerahan santunan program Yatim Bahagia di pendapa Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Kamis (17/7/2025).

RADARSOLO.COM-Ratusan anak di Wonogiri mendapatkan santunan program Yatim Bahagia yang diinisiasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Wonogiri saat pentasarufan di pendapa Rumah Dinas Bupati Wonogiri Kamis (17/7/2025).

Total, ada 150 anak yatim yang masing-masing menerima santunan Rp 500 ribu dalam pentasarufan dana zakat dalam rangka menyambut bulan Muharam 1447 Hijriah.

Ketua BAZNAS Wonogiri Yazid memgatakan bahwa total dana yang disalurkan sebesar Rp 75 juta. Program itu bentuk nyata kepedulian umat terhadap anak-anak yatim.

"Kami ingin memastikan mereka ikut merasakan kebahagiaan di bulan yang penuh kemuliaan ini," kata dia.

Yazid memaparkan, kegiatan itu bagian dari Program Wonogiri Peduli, program kolaboratif antara BAZNAS, Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Wonogiri, BUMD, dan seluruh stakeholder terkait.

Program Yatim Bahagia ini bukan satu-satunya inisiatif sosial yang sedang digulirkan BAZNAS dan mitra-mitranya di Kota Sukses.

Sebelumnya, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kemenag Wonogiri telah menyalurkan bantuan sebesar Rp 200 juta untuk guru swasta dan siswa madrasah, sebagai bagian dari program Wonogiri Cerdas.

"Ke depan BAZNAS Wonogiri juga akan berkolaborasi dengan BAZNAS RI dalam merealisasikan program Wonogiri Sejahtera, salah satunya berupa bantuan balai ternak kelompok untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat," beber Yazid.

Sementara itu, Sekda Wonogiri F.X. Pranata menyampaikan sambutan Bupati Wonogiri Setyo Sukarno.

Pihaknya mengapresiasi kinerja BAZNAS dalam mengelola zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya.

"Pengumpulan dana melalui zakat dari masyarakat menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun masyarakat yang bersatu dan semakin kuat dan sejahtera secara bersama-sama tanpa dibatasi perbedaan apapun," beber dia.

Baca Juga: Penambahan Rumah Sakit di Timur dan Selatan Wonogiri, Bupati Setyo: Wujud Peningkatan Layanan Kesehatan kepada Masyarakat

Menurut dia, inilah cita-cita mulia yang menguatkan idiom 'Kuat Karena Zakat'. Nilai-nilai sosial yang bersandar pada ajaran agama, yang apabila diterapkan, memiliki capaian hasil pada dua dimensi sekaligus. Duniawi dan akhirat.

Zakat bukan hanya kewajiban keagamaan, tapi juga kekuatan sosial. Namun juga mempererat persatuan, menciptakan keadilan sosial, dan menghapus jurang kesenjangan.

"Zakat harus dikelola secara kredibel agar umat yakin dan tidak ragu menyalurkan dana melalui lembaga resmi," kata dia.

Para pengelola zakat diharapkan terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperbarui data penerima manfaat, serta menjaga sinergi dengan instansi terkait agar program zakat dapat lebih efektif dan tepat sasaran.

Sementara kepada para penerima manfaat, Pemkab berharap agar dana yang diterima dapat digunakan secara bijak dan benar-benar memberi manfaat. (al)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#santunan #zakat #pemkab wonogiri #anak yatim #baznas