Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Wonogiri Raih Penghargaan Kabupaten/Kota Paling Berkelanjutan di Indonesia UI GreenCityMetric 2025

Iwan Adi Luhung • Jumat, 3 Oktober 2025 | 03:31 WIB
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno saat menerima penghargaan dalam ajang UI GreenCityMetric Ranking 2025.
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno saat menerima penghargaan dalam ajang UI GreenCityMetric Ranking 2025.

RADARSOLO.COM-Pemkab Wonogiri kembali mencatat prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Tahun ini, Wonogiri berhasil meraih penghargaan sebagai Kabupaten/Kota paling berkelanjutan peringkat ke-9 di Indonesia dalam ajang UI GreenCityMetric Ranking 2025.

Penghargaan tersebut akan diserahkan pada Kamis (2/10/2025) siang di Hotel Grand Mercure, Kota Madiun, bersama 16 pemerintah kabupaten/kota lainnya dari seluruh Indonesia.

Bupati Wonogiri Setyo Sukarno hadir untuk menerima penghargaan tersebut.

Kabupaten Wonogiri kembali meraih penghargaan dengan penilaian yang mencakup enam kategori utama diantaranya penataan ruang dan infrastruktur, energi dan perubahan iklim, tata kelola sampah dan limbah, tata kelola air, akses dan mobilitas dan tata pamong/governance.

Prestasi ini semakin istimewa karena menjadi kali ketiga Pemkab Wonogiri menerima penghargaan dari UI GreenCityMetric.

Pencapaian tersebut menunjukkan konsistensi dan kesungguhan Pemkab Wonogiri dalam mendorong pembangunan yang ramah lingkungan serta berkelanjutan.

UI GreenMetric merupakan inisiatif unggulan dari Universitas Indonesia yang telah diakui secara global sebagai alat ukur keberlanjutan kampus di seluruh dunia.

Sejak tahun 2022, UI GreenMetric memperluas dampaknya dengan meluncurkan UI GreenCityMetric, sebuah pemeringkatan yang secara khusus mengukur tingkat keberlanjutan kabupaten/kota di Indonesia.

Pada tahun pertama pelaksanaannya (2022), pemeringkatan ini melibatkan 29 kabupaten/kota. Jumlah tersebut meningkat menjadi 58 partisipan pada tahun 2023, dan bertambah lagi menjadi 64 kabupaten/kota dari 23 provinsi pada tahun 2024.

Tahun 2025, meningkat menjadi 71 Kabupaten/kota dan 25 Provinsi. Peningkatan jumlah peserta ini mencerminkan semakin banyaknya daerah yang berkomitmen dalam mengimplementasikan kebijakan ramah lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

UI GreenCityMetric menjadi salah satu instrumen penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan berbasis data yang mendukung terciptanya lingkungan hijau, bersih, serta berkelanjutan.

Baca Juga: Pemkab Wonogiri Tanggung Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan 2.104 Pekerja Rentan

Dengan capaian prestisius ini, Kabupaten Wonogiri semakin mengukuhkan diri sebagai daerah yang konsisten membangun dengan visi berkelanjutan dan berorientasi pada masa depan.

Bupati Wonogiri Setyo Sukarno mengatakan penghargaan itu adalah capaian kolektif dari seluruh pihak.

Kerja sama antar OPD dan masyarakat Wonogiri yang ikut mendukung program pemerintah juga dinilai punya peran.

"Wonogiri masuk 10 besar. Kita peringkat 9. Tentu ini menjadi penghargaan dan tantangan untuk meningkatkan lagi caoaian di tahun depan," ujar Setyo lewat sambungan telepon.

Kegiatan-kegiatan yang berkelanjutan di seluruh bidang akan makin dioptimalkan. Pemkab mentargetkan, adanya peningkatan peringkat di tahun depan.

"Seluruh aspek, akan kita kembangkan. Meski kita punya keterbatasan, kita akan coba kembangkan untuk lebih baik lagi," pungkas Setyo. (al)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#kabupaten #penghargaan #UI GreenCityMetric Ranking 2025 #Kota #bupati #setyo sukarno #wonogiri