RADARSOLO.COM- Petani di wilayah Kecamatan Jatipurno sumringah.
Pasalnya, mereka bisa memanfaatkan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang menyasar wilayah kecamatan setempat.
Camat Jatipurno Nur Dhana Setiawan mengatakan, petani di wilayahnya menyambut baik adanya P3-TGAI yang menyasar wilayah setempat.
Dengan adanya program itu, petani lebih mudah mendapatkan air irigasi untuk tanamannya.
"Alhamdulillah di Kecamatan Jatipurno mendapatkan 11 titik. Setiap desa/kelurahan mendapatkan 1 titik," ujar Dhana.
Dia menuturkan, kegiatan itu telah rampung digarap sesuai dengan regulasi yang ada.
Pengerjaan juga melibatkan kelompok P3A serta warga masyarakat setempat sehingga terbentuk sinergi antarelemen (swakelola).
"Ke depan, semoga program bisa dilanjutkan karena manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat kami di Jatipurno," beber Dhana.
Diketahui, Wonogiri adalah salah satu daerah penerima kuota P3-TGAI dengan alokasi cukup banyak.
Itu disebabkan kondisi geografis Wonogiri yang berpotensi tinggi mengalami kekeringan di musim kemarau, sehingga perbaikan dan peningkatan irigasi sangat dibutuhkan.
P3-TGAI adalah program rehabilitasi, peningkatan, atau pembangunan jaringan irigasi tersier yang dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).
Kepala Desa (Kades) Jatipurwo Sukiyo mengatakan, saluran irigasi dibutuhkan untuk menunjang program ketahanan pangan.
P3-TGAI juga turut mendukung adanya saluran irigasi yang mumpuni sehingga hasil pertanian bisa lebih optimal.
"Ini membantu petani di wilayah kami mendapatkan air. Dari saluran yang sebelumnya rusak juga teraliri. Ini akan membantu meningkatkan hasil panen petani di wilayah kami," kata dalam testimoni yang diterima radarsolo.jawapos.com.
Sementara itu, Kades Slogoretno Suparmanto menerangkan, saluran irigasi yang dibangun sangat bermanfaat bagi masyarakat.
Selain memberikan manfaat langsung kepada petani, program itu juga bermanfaat bagi masyarakat lain.
"Pengerjaannya dilakukan oleh kelompok P3A beserta kelompok masyarakat atau padat karya. Dengan saluran irigasi ini, program ketahanan pangan di Desa Slogoretno bisa terwujud," kata dia.
Pihaknya juga berterima kasih kepada pemerintah yang sudah memberikan program P3-TGAI. Manfaatnya dirasa sangat besar di wilayah setempat. (al)
Editor : Tri wahyu Cahyono