Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Toleransi Antar Umat, Forkompimcam Gotong Royong Bersihkan Gereja

Perdana Bayu Saputra • Sabtu, 21 Desember 2019 | 19:30 WIB
SALING BANTU: Unsur forkompimcam Giritontro bersihkan Gereja Kerasulan Baru, Jumat (20/12). 
SALING BANTU: Unsur forkompimcam Giritontro bersihkan Gereja Kerasulan Baru, Jumat (20/12). 
WONOGIRI – Toleransi antarumat beragama di Kecamatan Giritontro terjaga dengan baik. Jelang Hari Raya Natal, unsur forkompimcam membersihkan sejumlah gereja, Jumat (20/12).

“Kegiatan ini diusulkan oleh salah seorang warga ketika dibuka forum diskusi bulan lalu. Karena sifat kegiatannya baik, maka didukung seluruh elemen,” terang Camat Giritontro Fredy Sasono.

Gereja yang jadi target bersih-bersih yakni Kerasulan Baru, Kristen Jawa Baturetno Pepanthan Giribelah, dan Gereja Bethel Indonesia Keluarga Allah Giribelah. Ada sekitar 50 personel yang dibagi menjadi dua tim. Tim pertama membersihkan kompleks Gereja Kerasulan Baru dan tim kedua di kompleks Gereja Kristen Jawa Baturetno Pepanthan Giribelah.

Gereja Bethel Indonesia Keluarga Allah Giribelah akan mendapat giliran terakhir untuk dibersihkan dengan tim gabungan.

Sebelum menuju gereja, puluhan personel berkumpul di kantor Kecamatan Giritontro. Sekitar pukul 08.00. Mereka membawa sapu lidi dan peralatan bersih-bersih lainnya. Rasa kekeluargaan terlihat dalam kegiatan tersebut. Tidak ada sekat antara forkompimcam dan para pengurus gereja.

Pengurus Gereja Kerasulan Baru Siswandi mengaprsiasi aksi bersih-bersih tersebut. “Kami merasa terbantu dan diperhatikan. Apalagi pengurus gereja hanya lima orang. Dengan gotong royong, tugas kami lebih ringan. Ini merupakan wujud toleransi antarumat beragama,” ungkapnya.

Dia berharap, agenda bersih-bersih gereja semakin mengeratkan sikap saling menghormati dan tolerensi umat beragama.

Sementara itu, mendekati Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga sejumlah kebutuhan pokok naik. Seperti telur, bawang merah, dan bawang putih. Harga mulai naik sejak sepekan ini.

Seperti bumbu (bawang merah dan putih), naik karena stok mulai menipis. Sudah tidak panen raya. Bawang putih saat ini Rp 25 ribu perkilogram, bawang merah Rp 30 ribu per kilogram," ujar Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Wonogiri Wahyu Widayati.

Sedangkan harga beras, gula, daging, minyak goreng, tepung, dan cabai relatif stabil. Harga telur Rp 24 ribu per kilogram. Sebelumnya Rp 20 ribu – Rp 21 ribu, sedangkan stok gas elpiji 3 kilogram dipastikan aman. (rm2/kwl/wa) Editor : Perdana Bayu Saputra
#gereja #bersih-bersih #forkompimcam #umat #toleransi