Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Gara-Gara Pohon Bambu, 77 Rumah Kebanjiran Setinggi Dada

Perdana Bayu Saputra • Senin, 17 Februari 2020 | 23:39 WIB
HARUS BERSABAR: Warga Dusun Nanggan, Desa Gemantar, Kecamatan Selogiri menunggu dievakuasi ke tempat aman. 
HARUS BERSABAR: Warga Dusun Nanggan, Desa Gemantar, Kecamatan Selogiri menunggu dievakuasi ke tempat aman. 
WONOGIRI – Akibat curah hujan tinggi, puluhan rumah warga di Dusun Nanggan, Desa Gemantar, Kecamatan Selogiri, terendam banjir, malam (16/2). Ratusan jiwa yang tinggal di kawasan tersebut dievakuasi ke tempat aman, mengingat ketinggian air terus bertambah.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Solo di lokasi kejadian, hingga pukul 21.00 kemarin, air belum masih terus bertambah ketinggiannya. Relawan gabungan dari badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Wonogiri, PMI, Dinas Kesehatan, TNI, hingga polri langsung mengevakuasi warga terdampak.

Putut Hartopo, salah seorang warga di Dusun Nanggan, mengatakan, banjir mulai menggenangi permukiman warga sejak pukul 18.00. Usai wilayah itu diguyur hujan deras sejak siang.

”Hujannya mulai jam 15.00. Air dari sungai Nanggan mulai meluap dan masuk ke rumah,” beber Putut sembari mengemasi barang-barangnya.

Kepala Dusun Nanggan Eko Purwadi mengtakan, setidaknya ada 77 rumah yang dihuni 100 kepala keluarga (KK) yang terendam banjir. Tersebar di RT 02, RT 03 dan RT 04 RW 1. Ketinggian banjir bervariasi. Paling parah di RT 02, setinggi dada orang dewasa. Warga terdampak mulai berkumpul di rumah warga yang aman.

”Ini merupakan banjir paling besar yang terjadi di sana," jelasnya.

Dia mengatakan, banjir disebabkan karena rumpun pohon bambu yang longsor ke sungai Nanggan, Warga setempat sudah mencoba membersihkan bambu tersebut. Namun karena terkendala peralatan, warga tidak bisa mengatasinya secara maksimal.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Wonogiri Adhi Dharma ketika ditemui di lokasi kejadian mengatakan, pihaknya sudah menerjunkan tim dari Puskesmas dan PMI. "Sejak sore tadi kita sudah antisipasi ketika curah hujan tinggi," jelasnya.

Dia menambahkan, besok (hari ini) akan dilakukan pendataan sumur-sumur yang tergenang air bah dan akan melakukan penjernihan.

Komandan Kodim (Dandim) 0728/Wonogiri Letkol Inf Imron Masyhadi mengatakan, pihaknya mengerahkan pasukan untuk membantu penanganan banjir. ”Kami membantu warga yang terdampak banjir. Mereka dievakuasi ke tempat yang lebih aman," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri Bambang Haryanto mengatakan, semua warga terdampak banjir sudah dievakuasi. Pihaknya juga telah menyerahkan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir.

”Yang penting semua warga sudah dievakuasi. Kami juga masih akan berkeliling melakukan pemantauan arus air," ujarnya ditemui di lokasi. (rm2/adi) Editor : Perdana Bayu Saputra
#banjir #wonogiri