Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Kondisi 2 Pasien Positif Covid-19 Asal Jatisrono & Pracimantoro Stabil

Perdana Bayu Saputra • Selasa, 28 April 2020 | 21:12 WIB
Suasana di depan IGD RSUD dr Soediran Mangun Sumarso Wonogiri.
Suasana di depan IGD RSUD dr Soediran Mangun Sumarso Wonogiri.
WONOGIRI – Bupati Wonogiri Joko Sutopo menyatakan, kondisi dua pasien positif Covid-19 asal Kecamatan Jatisrono dan Pracimantoro dalam kondisi stabil. Sejak terkonfirmasi positif Covid-19 pada Minggu (26/4), kedua pasien telah dirawat di RSUD dr Soediran Mangun Suroso Wonogiri.

"Maaf, kemarin (satu pasien terkonfirmasi Covid-19, Red) bukan dari Slogohimo, tapi Jatisrono, ya. Pertama yang bersangkutan mengalami gejala sesak napas dan batuk. Upaya sesuai protokol sudah diberikan. Saat ini kondisinya stabil," jelas bupati, Senin (27/4).

Dia menambahkan, kondisi kesehatan E, 48, pasien asal Jatisrono tak mengkhawatirkan. Begitupun dengan Y, 67, pasien positif asal Pracimantoro yang kesehariannya bertugas di klinik kesehatan swasta di daerahnya itu juga stabil.

"Yang dari Pracimantoro ini ada perjalanan dari Surabaya. Dari laporan, dia mengalami batuk dan sesak napas. Lalu kita cek, ternyata hasilnya positif (Covid,Red)," beber bupati yang akrab dipanggil Jekek itu.

Saat ini tracking dilakukan untuk mengetahui siapa-siapa saja yang pernah melakukan kontak dengan kedua pasien positif Covid-19 itu. Warga sekitar rumah pasien juga diminta untuk melakukan isolasi mandiri. Bupati juga mengharapkan, warga yang memiliki gejala klinis mengarah korona untuk memeriksakan diri di puskesmas setempat.

Di sisi lain, bupati mengatakan, kondisi pasien positif asal kecamatan Selogiri yang merupakan lansia berumur 72 tahun juga dalam kondisi stabil. "Kalau kondisinya tidak stabil, kita rujuk ke rumah sakit lini satu. Ukurannya sebenarnya sederhana, saat pasien dirawat di RSUD (dr Soediran Mangun Sumarso Wonogiri,Red) berarti kondisinya stabil," jelasnya.

Sementara itu, dengan adanya kenaikan jumlah terkonfirmasi positif korona, kata Jekek, akan menjadi evaluasi bagi kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wonogiri. Akan ada peningkatan upaya pencegahan dalam rangka memutus mata rantai persebaran Covid-19.

"Kalau kita sudah melalukan upaya sosialisasi berbasis kultural, nanti akan kita perkuat lagi, dievaluasi lagi,” papar dia.

Jekek berencana melakukan sosialisasi mobiling tahap kedua untuk mengingatkan warga bahwa pandemi ini belum berakhir.

"Pagebluk belum berakhir. Masyarakat harus mendisiplinkan diri, karena saat ini ada peningkatan jumlah ODP (orang dalam pemantauan), PDP (pasien dalam pengawasan), dan yang terkonfirmasi. Perlu kami informasikan kepada masyarakat agar terbangun kesadarannya dan lebih hati-hati lagi," kata dia.

Selain itu, pemkot telah menginventarisasi kebutuhan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis. Sehingga bisa segera diupayakan untuk memenuhi kebutuhan APD. (al/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra
#pagebluk #sosialisasi #kondisi stabil #pasien postif covid-19 #pracimantoro #jatisrono #covid-19 #rsud dr soediran mangun suroso wonogiri