Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Petugas Damkar Kena Prank, Kebakaran di Ngadirojo Hanya Laporan Palsu

Perdana Bayu Saputra • Minggu, 7 Juni 2020 | 22:38 WIB
Petugas Damkar yang sudah tiba Dusun Logung, Desa Kerjo Lor, Kecamatan Ngadirojo ternyata hanya kena prank.
Petugas Damkar yang sudah tiba Dusun Logung, Desa Kerjo Lor, Kecamatan Ngadirojo ternyata hanya kena prank.
WONOGIRI - Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Satpol PP Wonogiri mendapatkan laporan palsu. Petugas damkar yang telah meluncur ke Dusun Logung, Desa Kerjo Lor, Kecamatan Ngadirojo pun akhirnya harus putar balik.

Dari informasi yang dihimpun, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi yang dilaporkan pada Minggu (7/6) pukul 10.00. Lokasi yang dilaporkan terjadi kebakaran berada di jalan raya Logung, sekitar 500 meter dari tempat pembuangan akhir (TPA) Ngadirojo.

Belum diketahui pasti, siapa yang menyampaikan laporan palsu kejadian kebakaran itu. Namun, warga setempat menyayangkan kejadian prank tersebut.

"Tentunya sangat disayangkan. Semisal dibutuhkan daerah lain yang benar-benar ada kejadian, bagaimana coba," ungkap Wisnu Tripranoto, 38, warga setempat.

Wisnu sendiri melihat petugas damkar yang kecele dan putar balik setelah sampai lokasi. Menurut dia, ada beberapa petugas pemadam kebakaran yang tiba.

"Tadi sudah putar balik di sekitar rumahnya Mbah RT 03. Sudah kembali ke markas," ujarnya.

Terpisah, Kepala Desa Kerjo Lor Laura Isabell mengatakan, berdasarkan laporan dari Kadus Logung, memang benar ada petugas damkar yang tiba di lokasi. "Info dari kadus ada mobil damkar ke sana. (Petugas, Red) tanya alamat RT 03 RW 15," ungkapnya.

Dia menambahkan, pada Sabtu (6/6) malam lalu, petugas pemadam kebakaran juga mendatangi desa yang dipimpinnya. Namun, saat itu karena ada laporan warga yang meminta evakuasi sarang tawon di Dusun Sidokriyo.

"Ini tadi juga tidak ada yang meminta nomor damkar ke saya. Kalau semalam mengambil tawon," jelasnya.

Laura memastikan, tidak ada kejadian kebakaran di Logung atau dusun lain pada hari ini. Dengan begitu, dapat dipastikan bahwa ada laporan palsu yang dibuat oleh orang tak bertanggungjawab, yang hingga saat ini belum diketahui identitasnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Wonogiri Waluyo mengatakan, baru kali ini petugasnya di-prank orang tak bertanggung jawab. "Baru sekali ini dapat laporan seperti ini (laporan palsu)," kata dia.

Sebelumnya petugas selalu mendapatkan laporan kejadian yang benar adanya. Dia pun sangat menyayangkan kejadian ini.

Waluyo mengatakan, orang yang membuat laporan ini bisa dipidanakan. "Bisa ada hukumannya, hukuman bagi orang yang membuat laporan palsu," tegasnya.

Dia pun mewanti-wanti agar warga tidak melakukan hal serupa. "Untuk setiap laporan itu harus bisa dipertanggungjawabkan. Dan, jangan pernah bermain-main dengan masalah keselamatan umum," tandasnya. (al/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra
#prank #Satpol PP Wonogiri #kebakaran #laporan palsu #petugas damkar #ngadirojo