"Semoga wilayah Kelurahan Giriwoyo diparingi Covid-19 .... Amiin," itulah kalimat yag ditulis L dalam status WA. Tangkapan layar status WA itu kemudian tersebar di kalangan pemuda setempat baru-baru ini.
Camat Giriwoyo Sariman membenarkan jika terjadi reaksi memanas dari masyarakat Giriwoyo atas unggahan status tersebut. "Itu benar, namun sesuai kapasitas kami forkompimcam, tadi (L, Red) sudah kami undang untuk kami mintai keterangan," ungkap Sariman, Selasa (14/7).
Dari keterangan yang didapat, L mengakui jika perbuatan yang dilakukannya salah. Yang bersangkutan pun menyesali perbuatannya dan meminta maaf kepada seluruh pihak.
Menurut camat, L akan membuat pernyataan tertulis dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Selain itu, L akan mendukung penuh pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19. "Dia juga tidak menduga kalau yang dilakukannya seberbahaya ini dan efeknya sangat besar," jelas camat.
Berdasarkan keterangan dari L, kata camat, awal mula unggahan status itu karena L merasa kecewa dengan kumpulan pemuda yang mencoret-coret jembatan di sekitar wilayah Giriwoyo. L pun mencoba mengingatkan, namun para pemuda mengacuhkannya.
"Ada dua status yang dibuat, yang pertama kami tidak mengetahui, tapi yang kedua video klarifikasi. Perselisihan dengan pemuda sudah selesai dimediasi lurah setempat," kata dia.
Sariman menambahkan, ketika L ditanya oleh dokter setempat mengenai apa itu korona atau Covid-19, L mengaku tidak memahaminya. Akhirnya L pun diberi penjelasan oleh dokter itu. (al/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra