Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Tangan Ditepuk "Pembeli", Pemilik Toko Tak Sadar Serahkan Rp 6,5 Juta

Perdana Bayu Saputra • Selasa, 22 September 2020 | 23:46 WIB
Dua pelaku kejahatan terekam kamera pemantau saat beraksi di Toko Barokah, Lingkungan Jenggotan RT 003/RW 003, Kelurahan Pugutan, Kecamatan Manyaran.
Dua pelaku kejahatan terekam kamera pemantau saat beraksi di Toko Barokah, Lingkungan Jenggotan RT 003/RW 003, Kelurahan Pugutan, Kecamatan Manyaran.
WONOGIRI – Motif kejahatan beragam. Mulai dari cara kasar hingga halus. Saking halusnya, korban tak sadar menyerahkan uang senilai Rp 6,5 juta kepada pelaku.

Itu terjadi di Toko Barokah di Lingkungan Jenggotan RT 03 RW 03 Kelurahan Pugutan, Kecamatan Manyaran, Jumat (18/9). Sekitar pukul 15.47, dua orang pria masuk ke toko untuk membeli es krim.

Ketika membayar, salah seorang pria menepuk tangan pemilik toko sembari berkata “saya bukan orang jahat”. Setelah itu, pelaku meminta uang kepada korban. Seperti kerbau dicokok hidungnya, permintaan tersebut dituruti. Uang senilai Rp 6,5 juta diserahkan secara sukarela. Setelah itu, pelaku kabur.

Camat Manyaran Purwadi menuturkan, berdasarkan rekaman kamera pemantau di toko setempat, salah seorang pelaku memakai kemeja warna biru dengan rambut disemir warna oranye dan mengenakan masker, sedangkan pelaku lainnya kemeja lengan panjang warna putih, bertopi, dan bermasker.

“Setelah beraksi, mereka kabur ke arah Kelir atau Weru, Sukoharjo,” ungkapnya, kemarin (21/9). Merek mobil belum dapat dipastikan.

"Warna mobilnya hitam, yang jelas itu. Pelat nomornya juga tidak hafal. Tapi depannya B," imbuh camat Manyaran.

Atas kejadian tersebut, Purwadi berpesan agar seluruh warganya lebih berhati-hati dalam segala aktivitasnya. (al/wa/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra
#manyaran #aksi kejahatan #pemilik toko #gendam