Beberapa akun media sosial menanyakan apakah pantai di Wonogiri sudah dibuka. Namun, hingga saat ini pantai dan objek wisata lainnya masih ditutup. Seperti halnya pantai-pantai di Kecamatan Paranggupito.
”Tidak boleh (buka,Red). Kecuali kalau ada izin khusus dari saya atau pengelola, seperti untuk kepentingan dinas,” beber Camat Paranggupito Sulistyani, kemarin (20/9).
Dia menambahkan, pembukaan objek wisata itu hanya jika ada tamu dengan izin khusus. Itu pun tidak banyak orang yang terlibat. Protokol kesehatan secara ketat dilakukan demi pencegahan penularan Covid-19. ”Sudah ada portal-portal yang terpasang kok. Demi keamanan dan kenyamanan bersama,” jelas camat.
Kepala Disporapar Wonogiri Sentot Sujarwoko menjelaskan, belum ada instruksi dari satuan tugas pencegahan Covid-19 untuk membuka objek wisata. Baik yang dikelola pemerintah atau swasta. Jika nanti akan dibuka, ada persiapan khusus berupa simulasi yang harus dilakukan. Hal itu mengacu pada aturan yang ditetapkan pemerintah provinsi.
”Kan harus ada simulasinya. Kami sudah siap semisal diizinkan untuk menggelar simulasi. Simulasi yang dibuat itu formatnya video, seperti film begitu. Nantinya diserahkan kepada satgas,” urainya.
Menurutnya, bisa saja hasil simulasi ditolak oleh satgas. Idealnya ada anggota satgas yang dihadirkan untuk ikut dalam simulasi penerapan protokol kesehatan di tempat wisata.
”Jadi biar mendapatkan saran ketika ada yang kurang dalam simulasi itu. Terus bisa langsung diperbaiki,” kata dia.
Beberapa objek wisata yang dikelola oleh pihak swasta pun sudah diberikan informasi untuk bersiap melakukan simulasi. Beberapa di antaranya bahkan sudah menggelar simulasi sendiri.
”Intinya saat ini objek wisata belum dibuka. Kami masih menunggu instruksi lebih lanjut,” tandasnya. (al/adi/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra