Pada Operasi Yustisi Senin (21/9) hingga Selasa (22/9) dini hari, ratusan pengendara ditilang dan puluhan orang kedapatan tak bermasker. "Demi situasi yang aman dan kondusif, (Operasi Yustisi) kami lakukan setiap malam. Kami pantau tempat-tempat keramaian dan mengecek kelengkapan dokumen pengendara, serta potensi adanya benda berbahaya atau terlarang,” bebernya di lokasi razia.
Pantauan Jawa Pos Radar Solo, truk bermuatan melebihi kapasitas ikut ditilang. Begitu pula dengan pengendara motor yang dokumen kendaraannya tidak lengkap. Termasuk pengendara mobil yang kedapatan membawa minuman beralkohol.
Kapolres dan Kasat Sabhara AKP Sugihantoro memeriksa langsung mobil tersebut. "Bawa ini saja atau bawa ciu juga?," tanya Sugihantoro kepada si pengemudi.
Laki-laki berusia sekitar 25 tahun itu terlihat tegang. Dia hanya menggelengkan kepala sebagai tanda tidak ada minuman beralkohol lainnya. "Pengendara kami beri pembinaan agar kejadian seperti ini tidak terulang," ungkap kasat sabhara.
Ditambahkan Sugihantoro yang juga kepala tim khusus Harimau Polres Wonogiri, ada ratusan pelanggaran lalu lintas saat Operasi Yustisi. “Sebanyak 103 kendaraan ditilang. Ada 12 unit roda dua kami bawa sebagai barang bukti,” katanya.
Selain itu, didapati sebanyak 50 orang pengendara tidak bermasker. Mereka langsung mendapat pembinaan. (al/wa/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra