“Rumah roboh bagian dapur. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Kerugian material diperkirakan Rp 10 juta," terang Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo Sri Maryanto, Rabu (27/1).
Ngatinem tinggal seorang diri di rumah tersebut karena anak-anaknya merantau. Saat kejadian, lanjut Maryanto, lanjut usia itu berada di rumah tetangganya.
Mengingat kondisi rumah utama sudah tidak layak karena banyak kayu lapuk, para tetangga dibantu unsur TNI-Polri, dan relawan royong memperbaiki secara total.
“Kami sudah menyalurkan bantuan logistik kepada korban. Saat ini sedang dilakukan upaya pemulihan," ucap Maryanto. (kwl/wa) Editor : Perdana Bayu Saputra