Sekretaris Daerah (Sekda) Wonogiri Haryono mengatakan, ada surat edaran yang ditujukan bagi para ASN untuk tidak melakukan kunjungan ke luar daerah maupun menunda penerimaan tamu dari luar daerah sejak 18 Juni lalu. Surat itu juga berlaku untuk kepala perangkat daerah dan camat-camat hingga tingkat desa.
"Alasannya ada surat itu karena saat ini perkembangan Covid-19 cukup memprihatinkan," kata Haryono, kemarin (27/6).
Dia menambahkan, saat ini Indonesia ditemukan Covid-19 varian B.1.167.2 atau varian Delta dari India. Terlebih virus tersebut cepat menular.
ASN bisa melakukan penyesuaian dengan cara memanfaatkan teknologi informasi yang ada. Misalnya, bisa dilakukan pertemuan dengan menggunakan zoom meeting ataupun memanfaatkan media elektronik lain yang mendukung pertemuan secara virtual.
"Untuk sementara ini kami batasi dulu. Ada beberapa kunjungan ditunda misalnya studi banding ke daerah lain. Ini demi keselamatan bersama," papar Haryono.
Selain itu, sejumlah ASN di Wonogiri juga terpapar korona. Langkah yang diambil lewat surat edaran Bupati Wonogiri itu adalah langkah pencegahan agar tidak muncul kasus-kasus baru di perkantoran OPD.
Saat ini sejumlah dinas juga menerapkan work from home (WFH) sejak 23 Juni hingga 5 Juli. Hanya 50 persen pegawai yang masuk kerja di kantor. Menurut Haryono, kapasitas ruangan yang diisi separuh pegawai itu sudah sedikit. Pasalnya, banyak pegawai yang saat ini sudah pensiun.
"Semoga kondisinya bisa lekas membaik lagi," kata Haryono. (al/adi) Editor : Damianus Bram