Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Terpapar Covid-19, Ibu Masih Bisa Menyusui Buah Hatinya

Damianus Bram • Senin, 9 Agustus 2021 | 17:45 WIB
BERBAGAI PENGALAMAN: Talksow daring tentang ibu menyusui di masa pandemi, Sabtu (7/8) lalu. (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)
BERBAGAI PENGALAMAN: Talksow daring tentang ibu menyusui di masa pandemi, Sabtu (7/8) lalu. (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)
WONOGIRI – Pandemi Covid-19 tidak menjadi halangan bagi para ibu menyusui untuk memberikan air susu ibu (ASI) kepada bayinya.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Wonogiri Verawati Joko Sutopo mengatakan, selama pandemi ini banyak informasi yang beredar, termasuk informasi pemberian ASI selama pandemi. Ibu yang terpapar Covid-19 masih bisa menyusui buah hati mereka.

”Saya juga punya teman yang terpapar Covid-19 saat melahirkan,” kata dia saat menjadi pembicara talkshow daring Mendukung Ibu dalam Mengatasi Tantangan Menyusui di Masa Pandemi, Sabtu (7/8) lalu.

Dia menjelaskan, bayi temannya juga terpapar korona meskipun tak ada gejala. Mereka tertular dari sang ayah. Meski begitu, dokter tetap meminta ibu tersebut menyusui seperti biasa.

”Setelah dua pekan ibu dan bayinya negatif. Kondisi seperti ini sebenarnya tidak menjadi alasan penghalang ibu-ibu untuk menyusui anaknya secara baik,” kata dia.

Menurut Verawati, dukungan psikologis perlu diberikan kepada sang ibu menyusui. Perlu dibutuhkan kebersamaan dan edukasi agar sang ibu yang terpapar korona tetap menyusui sang bayi.

Hingga kini belum ada penelitian yang menyatakan bahwa Covid-19 ditularkan melalui ASI. Bahkan, ASI banyak mengandung imuglobin A yang justru menjadi benteng bagi anak dalam mencegah Covid-19.

Talkshow itu juga dihadiri narasumber Siti Mawarni dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Wonogiri, ketua Komunitas Wonogiri Peduli Asi (Kowpas) Ruslina Dwi Wahyuni dan Konselor Kowpas Nua Ritasari.

”Kami harus tetap memberi support kepada ibu hamil yang akan persalinan dan menyusui,” kata Siti Mawarni.

Menurit dia, Kowpas juga ikut membantu mengedukasi para ibu hamil dan menyusui. Pokja IV dan kader-kader di desa terus memberikan support kepada para ibu hamil.

”Terutama untuk ibu menyusui di masa pandemi sudah dipersiapkan sejauh mungkin saat kehamilan. Ibu menyusui yang terpapar covid, ASI diperah dan dikirimkan ke bayinya atau dititipkan dulu di rumah sakit,” kata dia.

Ketua Kowpas Ruslina Dwi Wahyuni berharap bisa memberikan kontribusi meningkatkan kesadaran masyarakat dalam peningkatkan cakupan ASI ekslusif. Siapa pun bisa bergabung dengan Kowpas untuk memperjuangkan pemberian ASI demi generasi, keluarga sehat dan Wonogiri sehat. (al/adi/dam) Editor : Damianus Bram
#Ketua TP PKK Wonogiri Verawati Joko Sutopo #Ibu Menyusui Positif Covid #Ibu Menyusui #TP PKK Wonogiri