Kepala UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Wonogiri Joko Santosa mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 02.30. Saksi yang mengetahui kejadian tersebut langsung datang melapor ke Poswil Damkar Baturetno.
“Tim dari Pos Baturetno langsung berangkat ke TKP. Kami kerahkan dua unit mobil damkar beserta lima personel. Beruntung, api dapat segera dipadamkan bersama dengan warga setempat. Upaya pendinginan dilakukan pada pukul 03.15. Tidak ada korban jiwa maupun luka,” beber Joko.
Diduga kuat, kebakaran akibat human error, yakni kelalaian dalam proses pembuatan arang di rumah Marto. Si pembuat arang meninggalkan lokasi saat pembakaran. "Dugaannya muncul percikan dari situ dan menjalar ke bangunan," ungkapnya.
Kerugian material akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp 30 juta. Barang yang dilalap api antara lain atap, dan bagian lain rumah Marto.
Atas kejadian ini, Joko mewanti-wanti masyarakat tidak begitu saja meninggalkan api yang menyala. Entah saat membakar sampah atau apapun. “Harus diawasi betul-betul. Ditinggal kalau sudah dipastikan tidak ada apinya," ucapnya.
Warga juga diimbau segera melapor kepada damkar ketika mengetahui kebakaran agar cepat ditindaklanjuti. “Gratis. Ini tadi keluarga yang punya rumah di Baturetno ke pos memberi imbalan. Tapi kami tolak karena memang gratis. Kan mereka juga baru kena musibah," tutur dia. (al/wa/dam) Editor : Damianus Bram