Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Pasar Giribelah Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

Syahaamah Fikria • Minggu, 10 Oktober 2021 | 05:23 WIB
Pemadaman api di Pasar Giribelah, Sabtu (9/10) sore. (HUMAS POLRES WONOGIRI)
Pemadaman api di Pasar Giribelah, Sabtu (9/10) sore. (HUMAS POLRES WONOGIRI)
WONOGIRI - Sejumlah kios di Pasar Giribelah, Kecamatan Giritontro diamuk si jago merah, Sabtu (9/10) sore. Kerugian akibat kejadian itu ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala Dusun Giribelah, Kecamatan Giritontro Sukatmin mengatakan, kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 16.00. Saat itu, asap hitam sudah membumbung tinggi dari arah pasar.

"Kejadiannya cepat, warga yang mengetahui langsung berusaha melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Bahkan, sempat meminta bantuan pemilik mobil tangki air bersih untuk membantu pemadaman bersama damkar," terang Sukatmin.

Informasi yang dihimpun, ada sejunlah kios yang terdampak kebakaran. Salah satunya adalah kios milik Misdi, warga Kecamatan Pracimantoro yang menjual kebutuhan rumah tangga, seperti ember plastik dan lainnya. Api pun dengan cepat melalap kios itu.

Camat Giritontro Fredy Sasono mengatakan, pemadaman api di Giribelah memakan waktu satu jam lebih. Upaya pemadaman itu dilakukan berkolaborasi antara warga, TNI/Pri dan juga Damkar.

"Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Tadi juga sempat menggunakan tiga tabung Apar (alat pemadam api ringan) tapi tidak mampu, apinya besar. Selain itu, ada juga warga yang ikut memdamkan dengan selang air, tapi alirannya kecil," kata Fredy.

Atas kejadian itu, pihaknya berencana mengadakan pelatihan pencegahan dan penanggulangan kebakaran kepada masyarakat di Kecamatan Giritontro, khususnya pedagang Pasar Giribelah.

Dia menilai banyak warga yang panik saat terjadi kebakaran itu. Selain itu, belum ada SOP terkait sumber air baku untuk pemadaman kebakaran.

"Pemukiman warga di Giribelah ini cukup padat," ucap dia.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Wonogiri Joko Santosa mengatakan, selain ada satu kios yang terbakar, ada dua kios lain yang terdampak kebakaran itu. Namun, yang paling parah satu kios yakni milik Misdi.

"Dugaan penyebab kebakaran ini korsleting listrik," ujar dia.

Sementara itu, Kapolres Wonogiri AKBP Dydit Dwi Susanto melalui Kasubsi Penmas Polres Wonogiri Aipda Iwan Sumarsono juga memastikan tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu. Berdasarkan informasi yang didapatkannya, kerugian akibat kebakaran di kios milik Misdi ditaksir mencapai Rp 100 juta.

Kios lain yang terdampak adalah milik Sukini, warga kecamatan Giriwoyo dan Darmono, warga Kecamatan Pracimantoro. Keduanya menjual bumbu dapur.

"Kerugian di kios Ibu Sukini ditaksir Rp 3 juta, kalau milik Pak Darmono ditaksir Rp 1 juta," kata dia. (al/ria) Editor : Syahaamah Fikria
#pasar giribelah #Damkar Wonogiri #kebakaran pasar giribelah #kebakaran