Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Meriahnya Kontes Kambing PE, Diharapkan Jadi Ikon Karangtengah

Damianus Bram • Jumat, 22 Oktober 2021 | 04:15 WIB
PILIHAN: Kontes kambing PE di Pasar Gading, Desa Purwoharjo, Karangtengah Minggu (17/10) kemarin. (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)
PILIHAN: Kontes kambing PE di Pasar Gading, Desa Purwoharjo, Karangtengah Minggu (17/10) kemarin. (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)
WONOGIRI Ratusan ekor kambing peranakan etawa (PE) meramaikan kontes di Pasar Gading, Desa Purwoharjo Kecamatan Karangtengah, Minggu (17/10). Diharapkan kegiatan tersebut menjadi ikon potensi Karangtengah.

Panitia kontes sekaligus Sekretaris Desa (Sekdes) Purwoharjo Edy Prasetya mengatakan, pihaknya baru kali pertama kali menggelar kontes kambing PE. Ada 150 peserta kontes yang digelar sejak pukul 08.00-15.00.

"Yang ikut dari Wonogiri, Pacitan, dan Ponorogo," ujarnya. Dia menjelaskan, kambing yang dilombakan adalah keturunan asli etawa ras Kaligesing Purworejo.

Kriteria kambing yang ikut dalam kontes gratis itu dibagi menjadi empat kelas, yakni kelas anakan jantan, anakan betina, jantan dewasa, dan betina dewasa. “Harga kambing jadi ikut naik. Mulai dari Rp 15 juta sampai Rp 60 juta," ujarnya.

Edy tak menyangka kontes kambing PE mendapat respons luar biasa dari masyarakat, khususnya pecinta kambing PE. Mayoritas penontonnya adalah anak muda yang mulai melirik bisnis peternakan.

Ditambahkan Edy, di desanya ada tiga dusun yang merupakan sentra kambing PE, yakni Dusun Gading, Ciro, dan Ngumbal. Ada puluhan warganya yang cukup lama beternak kambing peranakan asli etawa.

“Rencananya kontes ini akan kami jadikan agenda tahunan. Kami juga berencana memberikan fasilitasi anggaran dari dana desa ketika nanti komunitas atau organisasi peternak kambing di sini sudah terbentuk," bebernya.

Supriyanto, tokoh masyarakat Karangtengah mengapresiasi kontes itu dan mendorong dapat menjadi agenda tahunan.

“Ini terobosan yang luar biasa. Harga kambing bisa terdongkrak. Anakan kambing yang usianya 5-8 bulan yang jadi juara, harganya puluhan juta rupiah," kata Supriyanto yang juga anggota DPRD Wonogiri ini. (al/wa/dam) Editor : Damianus Bram
#Kontes Kambing Peranakan Etawa #Kontes Kambing PE Diharapkan Jadi Ikon Karangtengah