Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Tirtomoyo dan Nguntoronadi Terdampak Banjir, Belasan Rumah Tergenang

Tri wahyu Cahyono • Rabu, 8 Desember 2021 | 05:25 WIB
TERENDAM: Genangan air di sekitar Desa Banyakprodo Kecamatan Tirtomoyo. Saat ini banjir di kecamatan itu sudah surut.
TERENDAM: Genangan air di sekitar Desa Banyakprodo Kecamatan Tirtomoyo. Saat ini banjir di kecamatan itu sudah surut.
WONOGIRI – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Tirtomoyo, Selasa (7/12/2021) sore mengakibatkan banjir dan longsor. Meski begitu, air banjir mulai surut. Kondisi serupa didapati di Kecamatan Nguntoronadi

Banjir di Tirtomoyo menggenangi badan jalan, jembatan, hingga pekarangan rumah warga. Ada pula talut longsor. Hal itu dibenarkan Camat Tirtomoyo Dwi Martanto. "Hujan deras sejak jam 17.00, hampir dua jam," kata dia.

Camat menuturkan, pihaknya masih menghimpun data wilayah terdampak banjir. Pihaknya juga belum bisa memastikan ada tidaknya korban jiwa maupun kerugian material akibat banjir.

"Saat ini kita masih lakukan pendataan. Memang ada beberapa titik yang tergenang," kata dia.

Banjir tersebut akibat luapan Sungai Dimoro. Menurut Dwi, dua tahun belakangan ini, sungai yang mengalir dari arah utara itu kerap meluap. Sementara itu, genangan air juga terlaporkan di tepi Sungai Wiroko.

"Sudah mulai surut. Banjir datang cepat, tapi juga cepat surut. Damkar telah melakukan penyemprotan jalan agar lumpurnya hilang dan aman dilalui kendaraan," terang Dwi.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Solo, debit air Sungai Wiroko di Dusun Karangturi Desa Bulurejo, Kecamatan Nguntoronadi juga naik. Dampaknya, badan jalan dari arah Kecamatan Nguntoronadi menuju Kecamatan Tirtomoyo terendam.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri Bambang Haryanto mengatakan, terdapat 16 rumah tergenang di Kelurahan/Kecamatan Tirtomoyo. Rinciannya, 10 kepala keluarga (KK) di RT 04 RW 08, tiga KK di RT 05 RW 08, dan tiga KK di RT 06 RW 08.

"Banjir di situ akibat aliran Sungai Dimoro yang elevasinya lebih rendah dari Sungai Wiroko. Saat kejadian, kapasitas air Sungai Wiroko tinggi," terangnya.

Luapan Sungai Wiroko juga menyebabkan lima rumah terendam. Tiga rumah yang terendam berada di Dusun Sumbulan dan dua rumah lain di Dusun Kaung.

Banjir juga menggenangi wilayah Kecamatan Nguntoronadi. Ada sembilan rumah di Dusun Sambeng tergenang. Termasuk jalan raya dan jalan kampung, sedangkan di Desa Bulurejo, satu runah tergenang luapan Sungai Wiroko. Jalan provinsi juga sempat terendam.

Sejumlah lahan pertanian milik warga sekitar Sungai Wiroko ikut rusak. Ketinggian air yang menggenangi rumah maupun jalan antara 10 hingga 50 sentimeter.

"Warga yang rumahnya terdampak banjir mengungsi ke rumah tetangga maupun saudaranya. Kondisi banjir di sejumlah wilayah sudah mulai surut," kata mantan camat Selogiri itu.

BPBD Wonogiri belum menerima laporan adanya korban jiwa maupun luka dalam musibah tersebut. Yang jelas, penanganan lanjutan dilaksanan Rabu (8/12/2021) pagi secara gotong royong. (al/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono
#banjir nguntoronadi #banjir tirtomoyo #sungai dimoro meluap #sungai wiroko meluap