"Ada lima personel yang melakukan evakuasi ular piton sekitar pukul 22.00," terang Kepala UPT Damkar Wonogiri Joko Santosa, Rabu (19/1).
Ular itu ditemukan di bagian atas kandang sapi milik warga. Beruntung, tidak melilit sapi di dalam kendang. Hanya seekor ayam yang dimangsa.
“Sapinya aman. Ayam jagonya berontak saat dililit hingga menyebabkan suara berisik. Akhirnya ketahuan warga bahwa ada ular piton. Ayamnya sudah mati, mau ditelan tapi akhirnya dimuntahkan lagi," kata Joko.
Setelah berhasil dievakuasi, ular piton dilepasliarkan jauh dari pemukiman. Ditambahkan Joko, evakuasi ular di Desa Pondok merupakan kali pertama pada tahun ini. Selama 2021, personel damkar mengevakuasi sebanyak sepuluh ekor ular dari permukiman.
Di musim penghujan seperti saat ini, Joko mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi ular masuk permukiman. "Bisa sembunyi di rerumputan atau tanaman yang rimbun. Jadi semisal di dekat permukiman ada lokasi seperti itu, segera dibersihkan. Jadi kalau ada ular bisa langsung kelihatan," tandasnya.
Untuk evakuasi, masyarakat bisa menghubungi personel damkar yang siaga 24 jam. Layanan tersebut tidak dipungut biaya. (al/wa/dam) Editor : Damianus Bram