Penebaran benih ikan dilakukan jajaran Kodim 0728/Wonogiri menggandeng Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS), PT PP, Dinas Sosial (Dinsos) Wonogiri. Termasuk petani karamba Desa Sendang yang telah menyiapkan benih ikan.
“Penebaran benih ikan ini dalam rangka pembinaan ketahanan pangan nasional Kodim 0728/Wonogiri bersama dinas terkait dan komponen masyarakat lainnya. Sekaligus bentuk partisipasi pemanfaatan waduk. Diharapkan benih ikan berkembang biak dengan baik sehingga bermanfaat bagi masyarakat," beber Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rivan Rembudito Rivai.
Manfaat lainnya, lanjut dandim, penebaran benih ikan sebagai wujud implementasi dari program pemerintah mewujudkan kemandirian dan kedaulatan pangan nasional seperti yang disampaikan Presiden Jokowi saat peresmian.
Demi menjaga kelestarian ikan yang ditebar, Rivan mewanti-wanti masyarakat tidak tergesa-gesa menangkap atau menjaringnya. Diperkirakan, tujuh sampai delapan bulan lagi ikan sudah besar dan berkembang biak.
"Selain itu, mari bersama menjaga kebersihan air dari cemaran sampah organik, racun ikan dan zat-zat kimia yang bisa merusak kualitas air maupun ekosistem air Waduk Pidekso," tegas dandim.
Seperti diketahui, Waduk Pudekso pada 28 Desember 2021 lalu telah diresmikan Presiden Joko Widodo. Waduk itu digadang-gadang multifungsi, misalnya untuk memenuhi irigasi pertanian, sumber air baku, hingga pengendalian atau pencegahan banjir hingga pariwisata.
Waduk Pidekso dapat menampung air hingga hingga 25 juta meter kubik dengan luas genangan 232 hektare. Sementara lahan pertanian yang berpotensi mendapatkan aliran irigasi mencapai 1.500 hektare. (al/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono