Pelaksana Ttugas (Plt) Camat Giriwoyo Fuad Wahyu Pratama mengatakan, DA tenggelam di genangan Bendungan Pidekso sekitar pukul 16.00. Berdasarkan informasi, sebelum kejadian korban pergi ke Bendungan Pidekso bersama empat orang temannya.
"Pamitnya dari rumah katanya mau mancing ikan di genangan yang ada di sisi selatan bendungan," kata Fuad.
Setibanya di lokasi, mereka sempat memancing sekitar 30 menit. Setelah itu, korban mengajak rekannya mandi dan bermain air di lokasi.
Tak berselang lama, DA yang tak bisa berenang, tampak tenggelam. Teman-temannya langsung berteriak meminta pertolongan. Warga yang mengetahui hal itu berusaha mencari korban. Pencarian pun dilakukan hampir 20 menit.
Korban ditemukan di dasar lubang galian dalam kondisi sudah meninggal dunia. Lubang itu diperkirakan memiliki kedalaman sekitar 170 sentimeter. Usai dievakuasi, dilakukan pemeriksaan luar oleh tim medis didampingi TNI/Polri.
"Lokasi (tenggelam) itu dulunya bekas jalan kampung," ucap Fuad.
Area genangan bendungan itu sebenarnya belum dibuka untuk masyarakat umum. Sebab, pihak ketiga atau rekanan masih dalam proses penyempurnaan pembangunan bendungan. Selain itu, masih ada jaringan PLN di area genangan bendungan yang belum dipindah.
Dikatakan Fuad, sebenarnya forkompimcam bersama kades dan tokoh masyarakat setempat sudah memberikan sosialisasi terkait hal itu. Bahkan, pihak ketiga juga sudah memasang papan larangan di sekitar lokasi.
"Atas kejadian ini, kami akan masifkan sosialisasi ke masyarakat," pungkas dia. (al/ria) Editor : Syahaamah Fikria