Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengatakan, pembangunan gedung Satpas Polres Wonogiri adalah bentuk komitmen yang dibangun unsur forkompimda guna mewujudkan pelayanan masyarakat. Mengingat, sarana transportasi semakin banyak dan lebih maju. Untuk itu diperlukan sarana pelayanan administrasi yang lebih baik.
“Gedung Satpas Polres Wonogiri dilengkapi teknologi luar biasa," ujar bupati saat tasyakuran dan penandatanganan prasasti di gedung satpas, Selasa (29/3).
Jekek berharap berdirinya gedung satpas memermudah masyarakat mendapatkan pelayanan yang semakin baik. Sekaligus memberikan edukasi, khususnya bagi pengguna jalan agar lebih tertib lalu lintas.
Sebagai informasi, lahan yang digunakan untuk pembangunan gedung satpas adalah hibah dari Pemkab Wonogiri, sedangkan anggaran pembangunan bersumber dari Mabes Polri dengan kontrak kerja proyek senilai Rp 14,47 miliar.
Anggaran tersebut tidak hanya untuk membangun gedung, tetapi juga pengadaan sarana prasarana layanan SIM yang canggih dan peralatan lainnya. Di tempat ini, masyarakat bisa mengurus pembuatan SIM baru, proses perpanjangan SIM, ujian praktik, ujian teori, dan sebagainya.
Kapolres Wonogiri AKBP Dydit Dwi Susanto sangat berterima kasih kepada Pemkab Wonogiri yang telah menghibahkan lahan untuk dibangun satpas.
“Luas tanah yang dihibahkan 5.000 meter persegi. Pelayanan SIM sudah pindah dari gedung lama," terang dia.
Gedung satpas, lanjut Dydit, dilengkapi sejumlah teknologi modern. Antara lain face scanner yang bisa mendeteksi pemohon SIM. Ada pula first in first out (Fifo) dimana warga yang datang lebih awal maka dilayani awal.
“Materi tes di tempat lama dengan di satpas baru masih sama. Tapi untuk mencegah penyimpangan-penyimpangan, ada teknologi baru,” ungkap kapolres.
Keunggulan lainnya, fasilitas satpas lebih memadai dibandingkan di markas Satlantas Polres Wonogiri sebelumnya, baik dari alat hingga lokasi. Gedung satpas yang baru berada dekat Terminal Tipe A Giri Adipura atau Terminal Krisak dan dilewati jalan lingkar kota (JLK).
“Harapannya kami bisa lebih meningkatkan pelayanan pada masyarakat, khususnya penerbitan SIM,” pungkas Dydit. (al/wa/dam) Editor : Damianus Bram