Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Korban Tindak Asusila Pelajar SMP di Sidoharjo Paling Kecil Berusia 3 Tahun

Syahaamah Fikria • Selasa, 5 April 2022 | 00:54 WIB
Camat Sidoharjo Sarosa. (IWAN ADI L/RADAR SOLO)
Camat Sidoharjo Sarosa. (IWAN ADI L/RADAR SOLO)
WONOGIRI - Kasus asusila yang melibatkan anak di bawah umur di Kecamatan Sidoharjo terkuak pada pekan lalu. Korban yang paling muda adalah adik kandung pelaku sendiri, yang masih berusia 3 tahun. Selain itu, pelaku juga nekat menggagahi sejumlah bocah di bawah umur, bahkan ada yang masih TK.


Camat Sidoharjo Sarosa mengatakan, berdasarkan informasi yang didapatnya dari kepala desa (kades) setempat, kasus asusila itu terungkap pada pekan lalu. Saat itu, salah saatu korban hendak ditelanjangi oleh pelaku yang berinisial IL. Namun, korban yang tengah tidur langsung terbangun.


"Terkuaknya di situ, korban yang masih anak TK saat itu berteriak dan pelaku lari. Teriakannya didengar oleh nenek korban," kata Sarosa, Senin (4/4).


Selain itu, korban juga sempat mengeluhkan sakit di bagian alat kelaminnya saat mandi dan menceritakan perihal kejadian yang telah dialami kepada ibunya.


Mengetahui anaknya menjadi korban tindakan asusila, sang ibu langsung melaporkan ke pihak karang taruna setempat. Akhirnya pelaku IL yang masih SMP itu dipanggil untuk dikonfirmasi. Pelaku pun dilaporkan ke polsek setempat.


"Akhirnya mengakui kalau melakukan (tindakan asusila,Red) kepada empat korban. Tapi kami belum mengetahui secara pasti berapa kali itu dilakukan oleh pelaku," terang camat.


Keempat korban dan pelaku masih berada di satu RT. Bahkan ada korban yang rumahnya berada di samping rumah pelaku.


Sarosa membenarkan bahwa salah satu korban adalah adik kandung pelaku, yang masih berusia 3 tahun dan menjadi korban. Sementara korban lain berusia 6 tahun hingga 9 tahun.


"Peristiwa itu dilakukan tidak dalam satu waktu. Sebagian di antaranya sudah terjadi beberapa waktu lalu berdasarkan pengakuan dari pelaku," terang dia.


Lebih lanjut diungkapkan Sarosa, sejumlah langkah sudah diambil oleh pihaknya. Mulai dari berkoordinasi dengan kades, tokoh masyarakat, dinas terkait hingga kepolisian.


"Ada pendampingan yang diberikan kepada korban maupun pelaku, mengingat masih di bawah umur," terang camat.


Pihaknya pun menyayangkan terjadinya hal tersebut. Untuk itu, bakal lebih digencarkan sosialisasi. Utamanya saat pertemuan dengan para kades. Pascakejadian, pihaknya juga sudah terjun ke desa tempat kejadian kasus itu. (al/ria)
Editor : Syahaamah Fikria
#pelajar smp cabuli anak TK #pencabulan #sidoharjo #tindak asusila #pelajar smp cabuli anak di bawah umur