Kepala Desa (Kades) Sambiroto Sukatmo menuturkan, pihaknya sudah mencoba mengembangkan potensi umbul untuk menambah pendapatan asli desa.
Saat ini, di sekitar umbul, tersedia kolam renang dengan kedalaman 1,5 meter hingga 3 meter, termasuk untuk anak-anak. Sebelum pandemi, kolam renang ramai dikunjungi.
“Ada pula kolam ikan nila dan beberapa satwa peliharaan. Antara lain merak, kera, dan ular piton. Waktu sore banyak warga yang datang ke area ini untuk bersantai,” ujar Sukatmo, Kamis (7/4).
Pantauan Jawa Pos Radar Solo, siang kemarin, sejumlah anak belajar kelompok di gazebo sekitar kolam meskipun belum tersedia fasilitas wifi.
“Rencananya kami kembangkan sesuai kemampuan. Gazebo bakal dipasangi wifi. Sementara itu yang tersedia baru tiga gazebo,” terang kades.
Lebih lanjut diterangkan Sukatmo, pihaknya sedang menunggu masterplan pengembangan kawasan umbul yang dibuat mahasiswa UNS. Masterplan tersebut akan dijadikan pijakan mengembangkan potensi desa.
Kades optimistis dengan pelonggaran regulasi penanganan pandemi, kawasan umbul makin berkembang. Apalagi tempat ini memiliki keunggulan pemandangan alam yang memikat.
"Kami membuka pintu bagi investor yang berminat ikut mengembangkan potensi wisata di desa kami. Kami punya keyakinan, nantinya wisata di sini bakal berkembang dan dampaknya juga dirasakan masyarakat," bebernya. (al/wa/dam) Editor : Damianus Bram