Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Dinsos Wonogiri: Penerima BLT Migor Harus Sudah Booster

Damianus Bram • Kamis, 14 April 2022 | 00:45 WIB
TERTIB: Penyaluran BLT migor di pendapa Kecamatan Wonogiri Kota, Rabu (13/4). (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)
TERTIB: Penyaluran BLT migor di pendapa Kecamatan Wonogiri Kota, Rabu (13/4). (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)
WONOGIRI – Bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng (migor) via PT Pos Indonesia di Wonogiri mulai dicairkan, Rabu (13/4). Syarat mengambil bantuan, penerima harus sudah divaksin booster.

“Iya, BLT migor memang sudah mulai disalurkan,” ujar Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Wonogiri Kurnia Listyarini.

Distribusi BLT migor kali pertama digelar di Kecamatan Wonogiri Kota berbarengan penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT) di pendapa kecamatan setempat, sedangkan di kecamatan lain menyesuaikan jadwalnya masing-masing dan terakhir didistribusikan, Kamis (21/4).

Mayoritas lokasi penyalurannya BLT migor di pendapa kecamatan. Tapi ada juga yang di balai kelurahan/desa.

“Jumlah total KPM (keluarga penerima manfaat) penerima BLT migor sebanyak 89.358 orang. Terdiri dari KPM penerima BPNT dan PKH (program keluarga harapan),” ujar Kurnia, Rabu (13/4).

Pantauan Jawa Pos Radar Solo di pendapa Kecamatan Wonogiri Kota, penyaluran BLT Migor sudah dilakukan sejak pagi. Warga yang mencairkan bantuan diminta membawa sejumlah berkas. Di antaranya sertifikat vaksinasi dosis ketiga atau booster.

Sekcam Wonogiri Kota Agus Haryanto mengatakan, BLT migor untuk April, Mei, dan Juni disalurkan satu waktu. Per bulan, penerima mendapatkan uang tunai Rp 100 ribu. Jadi mereka total menerima Rp 300 ribu.

Bagi penerima BLT yang belum booster, diminta segera vaksin di puskesmas. "Tadi (kemarin) memang ada beberapa yang belum booster. Langsung diarahkan ke puskesmas untuk vaksin dulu. Kami sudah koordinasikan dengan puskesmas, karena ini juga untuk mengejar target 30 persen warga harus sudah vaksinasi sebelum Lebaran," papar Agus.

Distribusi BLT migor juga patuh protokol kesehatan. Diawali skrining di pintu masuk dengan menanyakan kepada calon penerima bantuan apakah telah divaksin komplet.

“Para kades sudah diminta memberitahukan warganya yang mengambil bantuan harus membawa KTP, KK dan sertifikat vaksin booster," kata dia.

Terkait vaksinasi booster sebagai syarat mencairkan bantuan, kadinsos membenarkannya. Berdasarkan petunjuk yang didapatkannya, kegiatan vaksinasi booster disinergikan dengan penyaluran bantuan sosial.

Hal tersebut mengacu pasal 13A Perpres Nomor 14 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin Dalam Rangka Penanggulan Covid-19. “Jadi dalam rangka sinergisitas dengan kegiatan vaksinasi booster," pungkas Kurnia. (al/wa/dam) Editor : Damianus Bram
#penyaluran bpnt #Dinsos Wonogiri #BLT Migor #vaksinasi booster