Kapolres Wonogiri AKBP Dydit Dwi Susanto melalui Kasatlantas Polres Wonogiri AKP Marwanto mengatakan, pihaknya bakal mendirikan sejumlah pos di titik-titik yang berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas. ”Nanti totalnya ada tujuh pos,” kata Marwanto, Minggu (17/4).
Marwanto menerangkan, tujuh pos yang didirikan di titik-titik potensi kepadatan lalu lintas terdiri dari masing-masing satu pos pengamanan dan pelayanan. Lima pos lainnya adalah pos terpadu.
Pos terpadu didirikan di sekitar persimpangan Pasar Ngadirojo, Purwantoro, Pracimantoro, Baturetno serta didepan Terminal Tipe A Giri Adipura yang masuk di wilayah Kecamatan Selogiri.
Sementara pos pelayanan akan didirikan di depan Pasar Wonogiri Kota. Sedangkan pos pengamanan rencananya akan ada di sekitaran Objek Wisata Waduk Gajah Mungkur (OW WGM) Wonogiri.
Pihaknya juga akan melakukan rekayasa arus lalu lintas di titik-titik keramaian. Misalnya di Simpang Empat Ponten dan Simpang Empat Pokoh Wonogiri Kota.
”Kalau jalur alternatif sudah ada, misalnya jalur ke Karanganyar. Sudah ada papan petunjuk juga. Selain itu saat ini juga sudah bisa terbantu dengan Google Maps atau aplikasi lain,” ujar Marwanto.
Namun demikian, dia memberikan anjuran supaya pemudik melewati jalur utama. Terlebih jika belum pernah melintas di jalur alternatif. Selain itu persiapkan fisik atau kendaraan yang digunakan untuk mudik.
”Jika mau mudik, kendaraannya kan harus ready for use atau siap digunakan. Ban contohnya, kalau sudah halus diganti. Kalau mau mudik kendaraan lebih baik diservis dulu,” beber dia.
Apalagi juga syarat mudik lainnya. Yakni pemudik harus sudah menjalani vaksinasi dosis ketiga atau booster.
Kasatlantas menuturkan pihaknya siap menyambut para pemudik di Kota Sukses di arus mudik tahun ini. Meski begitu, pihaknya belum bisa memprediksi kapan puncak arus mudik terjadi.
”Termasuk berapa jumlah kendaraan yang datang. Yang jelas kami sudah melakukan sejumlah persiapan untuk mengantisipasi datangnya pemudik,” tandas Marwanto. (al/adi/dam) Editor : Damianus Bram