Menjadi tentara, ternyata menjadi cita-cita Deny sejak kecil. Sekaligus meneruskan jejak sang ayah. “Punya cita-cita jadi tentara sejak masih SMP,” ujarnya di ruang kerjanya, Jumat (22/4).
Dengan persiapan yang matang, pria kelahiran 30 Oktober 1979 itu diterima Akademi Militer (Akmil) dan lulus pada 2001.
Kali pertama ditugaskan di Papua. Kemudian pada 2012, suami Joy Deny Oktavianto pindah ke Kodam III/Siliwangi. Sebelum menjadi Dandim 0728/Wonogiri, Deny bertugas sebagai Perwira Pembantu Muda Perlawanan Wilayah Staf Teritorial Kodam IV/Diponegoro (Pabandya Wanwil Sterdam IV/Diponegoro).
Lebih dari sebulan bertugas di Kota Sukses, ayah tiga anak ini merasakan sambutan yang hangat dari unsur forkompimda. Baik Bupati, wakil bupati, ketua DPRD, dan kapolres Wonogiri.
Soal kuliner lokal, Deny mengamini bakso Wonogiri berbeda dengan yang lain. "Saya bukan pecinta bakso, tapi saya akui bakso di sini enak," kata dia.
Dandim berkomitmen melanjutkan sinergisitas dan menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat. (al/wa/dam) Editor : Damianus Bram