Kegiatan tersebut ditargetkan rampung bulan ini. Setelah rata dengan tanah, pembangunan MPP segera dilalukan.
Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Wonogiri Haryanto menuturkan, seluruh administrasi telah klir. Tak hanya Gedung Giri Cahaya, sejumlah bangunan di sekitar gedung juga ikut dibongkar. Namun, untuk gedung yang digunakan Bank Mandiri, belum dibongkar karena masih dalam masa kontrak atau sewa.
Pantauan Jawa Pos Radar Solo, atap Gedung Giri Cahaya telah dicopot. “Sisa bangunan yang masih bisa dimanfaatkan akan dihitung kemudian dilelangkan. Misalnya ada rangka besi. Jadi nanti dikumpulkan dan dilaksanakan pelelangan,” bebernya.
Setelah pembongkaran rampung, gedung MPP bakal dimulai bulan depan. Pengerjaan fisik diprediksi mulai awal atau pertengahan Juli. “Targetnya tahun ini bisa selesai dibangun," kata Haryanto.
Rencananya, gedung MPP bakal dibangun dua lantai. Penggunaannya, lantai satu dimanfaatkan untuk pelayanan MPP, sedangkan lantai dua untuk kegiatan ekonomi kreatif.
“Lantai satu fokus untuk pelayanan MPP. Lantai dua untuk ekonomi kreatif, seperti pameran UMKM dan kuliner," ungkap dia.
Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengatakan, pembangunan MPP guna meningkatkan kualitas pelayanan dan merespons masukan dari berbagai pihak.
Fasilitas ini diperkirakan menelan anggaran Rp 14 miliar. Rincian sumber dana yakni dari APBD Wonogiri senilai Rp 11 miliar dan dana alokasi khusus Rp 3 miliar. (al/wa/dam) Editor : Damianus Bram