Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Medical Check Up Penting untuk Pastikan Kondisi Tubuh

Damianus Bram • Selasa, 14 Juni 2022 | 15:20 WIB
KOMPLET: RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri melayani medical chek up. (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)
KOMPLET: RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri melayani medical chek up. (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)
WONOGIRI – Banyak manfaat yang didapat ketika seseorang melakukan medical check up (MCU). Kondisi kesehatan terkini dapat diketahui secara detail.

Dokter spesialis patologi klinik RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri, dr. Harnadi, Sp. PK mengatakan, pelayanan MCU meliputi pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh dan penting dilakukan secara teratur.

“Tujuan dari MCU adalah untuk mengetahui status kesehatan pasien. Bukan untuk mendiagnosis gejala atau mengobati penyakit," ujarnya, kemarin (13/6).

MCU mencakup serangkaian wawancara dan pemeriksaan kesehatan pasien. Jenis dan lingkup pemeriksaan MCU bervariasi. Tergantung keperluan dan permintaan.

Menurut Harnadi, pada umumnya MCU bertujuan sebagai deteksi dini bila ada masalah kesehatan tersembunyi yang belum menunjukkan gejala. Utamanya penyakit-penyakit kardiovaskular, ginjal, liver dan diabetes mellitus.

"Selain deteksi dini penyakit, MCU juga dapat mengetahui tingkat kebugaran dan kesehatan umum," jelas Harnadi.

Menurutnya, setiap orang disarankan melakukan MCU secara rutin. Setidaknya setahun sekali bagi orang yang berumur di atas 40 tahun dan tidak menunjukkan gejala sakit atau tanpa ada keluhan.

MCU dapat mendeteksi dengan segera penyakit yang mungkin diderita, namun tak menimbulkan gejala. Sekaligus mengetahui risiko masalah kesehatan yang mungkin saja muncul di masa mendatang.

"Selain itu, dengan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh, dapat termotivasi untuk mencanangkan gaya hidup lebih sehat dan menjaga asupan makanan yang dikonsumsi, serta memastikan kondisi tubuh saat akan menjalani proses pengobatan tertentu agar terhindar dari risiko efek samping berbahaya," paparnya.

MCU dilakukan melalui pemeriksaan laboratorium, yakni menilai kadar zat-zat yang terdapat dalam darah. Pemeriksaan laboratorium dilakukan setelah melewati anamnesis dan pemeriksaan fisik umum.

Selain itu, juga ada pemeriksaan penunjang. Antara lain rekam jantung, radiologi, dan sesuai keperluan. Hasil pemeriksaan laboratorium akan bisa menilai atau menggambarkan kondisi tubuh seseorang lewat nilai yang dihasilkan.

Perlu ada sejumlah persiapan sebelum pasien menjalani MCU. Di antaranya, pasien dianjurkan untuk membawa data medis. Di antaranya hasil pemeriksaan kesehatan lainnya atau foto rontgen.

Pasien juga diharuskan puasa selama 10–12 jam sebelum pengambilan darah. Utamanya untuk pemeriksaan lemak darah, yakni kolesterol total, trigliserid, dan asam urat. Perlu juga diinformasikan pemakaian obat ketika akan melakukan MCU.

Biasanya, dokter akan melakukan wawancara medis dengan pasien sebelum memulai prosedur pemeriksaan kesehatan. Hal yang ditanyakan biasanya seputar kondisi kesehatan sekarang, serta terdahulu.

“Selain itu, dokter juga akan mencari tahu segala jenis obat, baik kimia ataupun herbal, dan suplemen yang dikonsumsi pasien," katanya.

Sementara itu, standar pemeriksaan penunjang lab dasar adalah pemeriksaan penunjang lab yang minimal harus dilakukan pada MCU.

Parameter pemeriksaan dalam standar pemeriksaan penunjang lab di antaranya darah rutin untuk mengetahui kadar hemoglobin (Hb), jumlah leukosit (sel darah putih), dan trombosit.

Dari pemeriksaan sederhana ini, seringkali terdeteksi kelainan darah yang sudah terjadi, meskipun gejalanya sangat ringan.

Lalu kadar gula darah (glukosa). Itu bisa menentukan penyakit diabetes melitusyang semakin hari menunjukkan peningkatan jumlah penderitanya. Selain itu juga mengetahui fungsi hati dengan memeriksa kadar enzim hati, yaitu serum glutamic oxaloacetate transaminase (SGOT) dan serum glutamic pyruvate transaminase (SGPT).

Tujuan dilakukannya pemeriksaan fungsi hati adalah mendeteksi dan memantau perkembangan penyakit liver, menilai efektivitas, dan memantau efek samping pengobatan, serta memeriksa seberapa parah kerusakan yang terjadi pada hati.

Juga bisa untuk mengetahui fungsi ginjal. Itu dengan dilakukan pemeriksaan kadar kreatinin dan ureum dalam darah. Ginjal merupakan salah satu organ vital yang berfungsi utama membuang sisa-sisa metabolisme tubuh.

"Oleh karena itu, jika terjadi kelainan, sedini mungkin bisa dideteksi untuk menghindari kerusakan ginjal permanen yang akan sangat menurunkan kualitas hidup," tutur Harnadi.

Manfaat MCU lainnya dapat mengetahui profil lemak darah. Mulai dari kolesterol total, trigliserida, HDL (kolesterol baik), LDL (kolesterol jahat), dan asam urat. Kebiasaan mengonsumsi makanan kaya lemak dapat membuat naiknya kadar kolesterol dalam darah. Hati-hati, kondisi tersebut dapat memicu masalah kesehatan seperti serangan jantung dan stroke.

Kemudian mengetahui urine rutin yang terdiri dari pemeriksaan warna, pH, berat jenis, protein, gula, bilirubin, sel darah merah, sel darah putih, dan penanda infeksi di urine.

Sebagai dasar pemeriksaan MCU di laboratorium, terdapat juga pemeriksaan lain yang bisa direkomendasikan jika diperlukan setelah ditemukan kecurigaan pada pemeriksaan labawal.

Terdapat juga pemeriksaan tertentu untuk mendeteksi beberapa jenis kanker yang bisa muncul secara diam-diam, tanpa menyebabkan gejala apa pun.

Lebih lanjut diterangkan Harnadi, MCU merupakan langkah antisipasi yang efektif dalam mendeteksi risiko keberadaan penyakit di dalam tubuh. Dengan melakukan pemeriksaan ini, dapat segera dideteksi masalah kesehatan yang mungkin dialami dan bisa melakukan penanganan medis yang tepat dengan segera.

"Dengan begitu, penyakit tidak berkembang lebih parah hingga berakibat fatal di kemudian hari," ucapnya.

Jika seseorang belum pernah melakukan MCU, tentu tidak masalah untuk mendaftar guna memiliki gambaran dasar dari kesehatan secara keseluruhan.

Ketika pada unjungan MCU pertama pasien dinyatakan sehat tanpa kecurigaan tertentu, dokter akan menyarankan Anda untuk kembali check up dalam 3-5 tahun ke depan. Kecuali timbul masalah di selang waktu ini.

Tapi jika ada hasil MCU yang menunjukkan hasil kurang baik, tak perlu panik. Konsultasikan ke dokter, mungkin dengan pengobatan akan sembuh atau bisa mencegah kerusakan yang lebih lanjut.

Poliklinik rawat jalan RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri melayani pemeriksaan MCU setiap hari. Pelayanan penunjang meliputi pemeriksaan lab, radiologi, dan pemeriksaan penunjang lainnya. Silakan menghubungi RSUD Wonogiri melalui kontak layanan informasi di 0821-1616-1600. (al/wa/dam) Editor : Damianus Bram
#medical check up #mcu #rsud dr soediran mangun sumarso wonogiri #Pelayanan MCU