Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features

Pamit Beli Obat, Nenek Ini Malah Ditemukan Mengambang di Waduk Gajah Mungkur

Damianus Bram • Kamis, 1 September 2022 | 02:12 WIB
TENGGELAM: Evakuasi mayat Sukini yang ditemukan tewas mengambang di perairan WGM, Rabu (31/8). (SAR WONOGIRI FOR RADAR SOLO)
TENGGELAM: Evakuasi mayat Sukini yang ditemukan tewas mengambang di perairan WGM, Rabu (31/8). (SAR WONOGIRI FOR RADAR SOLO)
WONOGIRI – Selama dua hari berturut-turut, di wilayah hukum Polres Wonogiri ditemukan mayat mengambang di perairan. Kali ini di sekitar Waduk Gajah Mungkur (WGM), Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri Kota, Rabu (31/8). Adalah Sukini, 69, warga Desa Bubakan, Kecamatan Girimarto yang sebelumnya berpamitan membeli obat.

“Iya, tadi sekitar pukul 09.00 ditemukan di sekitar dermaga," ujar Kepala UPT Objek Wisata WGM Pardianto.

Kali pertama, mayat perempuan lanjut usia itu ditemukan seorang nelayan yang hendak memancing. Saksi melihat bayangan di perairan dekat dermaga dan ketika didekati teryata mayat. Kejadian itu dilaporkan ke pengelola wisata dan diteruskan kepada pihak berwajib.

Setelah dievakuasi tim SAR Wonogiri, unsur TNI-Polri, serta warga setempat, mayat Sukini dibawa ke RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri.

Saat ditemukan, tidak ditemukan identitas apapun di lokasi. Kepala Desa (Kades) Sendang Sukamto kemudian berinisiatif menginformasikan ciri-ciri mayat tersebut kepada kades lainnya. Hingga akhirnya identitas Sukini terkuak.

Ketua SAR Wonogiri AKP Setiyono mengatakan, evakuasi dilakukan empat personel SAR bersama unsur TNI-Polri, dan warga. “Evakuasi berjalan lancar,” ujarnya.

Camat Girimarto Trisnadi mengamini bahwa Sukini adalah warga Desa Bubakan. “Pak Kades Bubakan sempat diskusi dengan kami tentang ada warganya yang hilang. Tapi kemudian dapat info ada penemuan jenazah dan ternyata memang warga Desa Bubakan yang sempat hilang," kata dia.

Menurut Trisnadi, Sukini meninggalkan rumah sejak Selasa (30/8). Dia meminta tetangganya untuk mengantarkannya hingga Pasar Sidoharjo. Tiba di lokasi, si tetangga diberi uang Rp 20 ribu. “Infonya mau berobat. Tapi kami belum tahu sakit apa," terangnya.

Dari Pasar Sidoharjo, tidak ada yang mengetahui perginya Sukini hingga akhirnya ditemukan tewas di perairan WGM.

Kapolres Wonogiri AKBP Dydit Dwi Susanto melalui Kasubsi Penmas Humas Polres Wonogiri memastikan tidak ada tanda penganiayaan di tubuh Sukini. Diduga, Sukini mengalami depresi akibat penyakit menahun di perut bagian kiri.

"Pihak keluarga sudah menerima kejadian ini sebagai musibah. Tidak menuntut dilakukan otopsi. Keluarga juga meminta korban untuk segera dimakamkan," ungkap dia. (al/wa/dam) Editor : Damianus Bram
#sar wonogiri #mayat mengambang #waduk gajah mungkur