Kepala UPT Damkar Wonogiri Joko Santosa mengatakan pihaknya melakukan evakuasi dua ular piton dari sebuah sumur yang ada di rumah Ponimin, warga Dusun Geneng RT 02 RW 12 Desa Purwosari Kecamatan Wonogiri Kota.
"Kita mendapatkan laporan dua kali. Pertama laporan masuk sekitar pukul 11.30. Ular itu awalnya diketahui warga setempat," kata Joko.
Usai mendapatkan laporan, Damkar Wonogiri langsung mengerahkan personel. Sesampainya di lokasi, tim mencoba melakukan evakuasi ular yang ada di dalam sumur dengan kedalaman sekitar lima meter dengan menggunakan tangga.
"Evakuasi berjalan lancar, ada enam petugas yang diterjunkan. Panjang ularnya sekitar tiga meter. Setelah itu ular dilepasliarkan," kata dia.
Selanjutnya, pada pukul 14.30 petugas Damkar kembali mendapatkan laporan yang sama dan di tempat yang sama juga. Di sumur itu muncul kembali ular piton.
Usut punya usut, usai penangkapan ular yang pertama itu masih ada warga yang duduk-duduk di sekitar sumur. Salah satu warga kemudian melihat kembali kemunculan ular dari dalam sumur tersebut hingga akhirnya dilaporkan ke Damkar Wonogiri.
"Ular piton yang kedua panjangnya sekitar dua setengah meter," ujar Joko.
Lebih jauh, Joko menjelaskan sumur itu berada di pekarangan tak jauh dari rumah induk warga. Air sumur itu biasanya digunakan untuk menyirami tanaman yang ada sekitarnya.
Selain itu, sumur tersebut berdekatan dengan sungai dan rumpun bambu. Dimungkinkan dua ular tersebut berasal dari sana. Namun, saat ini kedua ekor ular sudah dilepas liar di tempat yang sesuai dan jauh dari permukiman.
"Selama 2022 kami sudah mengevakuasi ular piton sebanyak 26 kali, termasuk hari ini itu. Warga yang membutuhkan bantuan untuk evakuasi ular bisa langsung menghubungi kami," pungkas Joko. (al/dam) Editor : Damianus Bram