Kepala Desa (Kades) Glesungrejo Andi Wirawan menerangkan, jembatan sesek masih bisa dilewati asalkan tidak sedang hujan. Sebab ketika turun hujan, debit air sungai naik dan menutup jembatan sesek.
"Dua kali jembatan itu terendam air. Posisinya sudah dikembalikan lagi oleh warga. Insya Allah saat ini masih aman," jelasnya, kemarin (12/10).
Masyarakat yang hendak melintasi jembatan sesek harus ekstrahati-hati. Saat hujan, pengendara bisa memilih jalur biasa.
Diberitakan sebelumnya, saat debit volume air Waduk Gajah Mungkur (WGM) menyusut, muncul jalur lama penghubung antara Desa Glesungrejo, Kecamatan Baturetno menuju Desa Tegalharjo, Kecamatan Eromoko.
Baru-baru ini, warga setempat membuat jembatan sesek untuk menyeberangi sungai kecil. Dengan melewati jalur tersebut, jarak tempuh antara Kecamatan Baturetno dan Eromoko terpangkas belasan kilometer. (al/wa/dam) Editor : Damianus Bram