Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Sempat Terendam, Jembatan Sesek Desa Glesungrejo Tetap Bertahan

Damianus Bram • Kamis, 13 Oktober 2022 | 03:01 WIB
PANGKAS JARAK: Kondisi jembatan sesek di Desa Glesungrejo, Kecamatan Baturetno, Rabu (12/10). (KADES GLESUNGREJO FOR RADAR SOLO)
PANGKAS JARAK: Kondisi jembatan sesek di Desa Glesungrejo, Kecamatan Baturetno, Rabu (12/10). (KADES GLESUNGREJO FOR RADAR SOLO)
WONOGIRI – Melintasi jembatan sesek memang sangat berisiko. Terutama di musim penghujan. Jembatan alakadarnya berbahan bambu itu diminati masyarakat karena dapat memangkas jarak tempuh dari Desa Glesungrejo Kecamatan Baturetno dan Desa Tegalharjo, Kecamatan Eromoko.

Kepala Desa (Kades) Glesungrejo Andi Wirawan menerangkan, jembatan sesek masih bisa dilewati asalkan tidak sedang hujan. Sebab ketika turun hujan, debit air sungai naik dan menutup jembatan sesek.

"Dua kali jembatan itu terendam air. Posisinya sudah dikembalikan lagi oleh warga. Insya Allah saat ini masih aman," jelasnya, kemarin (12/10).

Masyarakat yang hendak melintasi jembatan sesek harus ekstrahati-hati. Saat hujan, pengendara bisa memilih jalur biasa.

Diberitakan sebelumnya, saat debit volume air Waduk Gajah Mungkur (WGM) menyusut, muncul jalur lama penghubung antara Desa Glesungrejo, Kecamatan Baturetno menuju Desa Tegalharjo, Kecamatan Eromoko.

Baru-baru ini, warga setempat membuat jembatan sesek untuk menyeberangi sungai kecil. Dengan melewati jalur tersebut, jarak tempuh antara Kecamatan Baturetno dan Eromoko terpangkas belasan kilometer. (al/wa/dam) Editor : Damianus Bram
#Jembatan Bambu #Akses Darurat #jembatan sesek di wonogiri #Jembatan Sesek #Desa Glesungrejo