Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Lahan TPU Gedhe Tergerus Arus Sungai, Pemdes Banyakprodo Minta Sungai Wiroko Dikeruk

Damianus Bram • Selasa, 25 Oktober 2022 | 03:44 WIB
SWADAYA: Warga memindahkan makam di TPU Gedhe, Desa Banyakprodo, Tirtomoyo, Wonogiri, Minggu (23/10). (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)
SWADAYA: Warga memindahkan makam di TPU Gedhe, Desa Banyakprodo, Tirtomoyo, Wonogiri, Minggu (23/10). (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)
WONOGIRI – Kondisi tempat pemakaman umum (TPU) Gedhe di Desa Banyakprodo, Kecamatan Tirtomoyo makin kritis. Karena lahan TPU yang tergerus aliran Sungai Wiroko kian melebar. Tak heran Pemerintah Desa (Pemdes) Banyakprodo menyurati Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS), supaya segera mengeruk sedimentasi sungai.

Kepala Desa (Kades) Banyakprodo Pujiyono mengaku BBWSBS sudah mengecek kondisi TPU Gedhe di Dusun Ngambiawar RT 02 RW 06. Tepat di tepian Sungai Wiroko.

“Kami dapat informasi dari BBWSBS, yang urgent (mendesak), aliran sungai mau dialihkan. Pengalihan aliran sungai itu dilakukan untuk mencegah area TPU Gedhe semakin tergerus aliran Sungai Wiroko. Pengalihan arus sungai dilakukan dengan pengerukan sedimentasi,” terang kades, Senin (24/10).

Menurut Pujiyono, panjang area yang dikeruk sekitar 250-300 meter. Setelah sedimen dikeruk, aliran sungai diharapkan tidak lagi menggerus area makam.

“Kalau dikeruh, bisa mengamankan dua TPU. Di bawahnya (TPU Gedhe) kan juga ada makam. Radiusnya sekitar 50 meter dari TPU Gedhe,” imbuhnya.

Pujiyono menambahkan, satu TPU lainnya itu berada di Dusun Tegalombo. Juga tepat di tepian Sungai Wiroko. Namun di TPU tersebut, dipastikan belum ada makam yang ambrol.

“Karena itu kami sudah mengirim surat ke BBWSBS. Kalau tidak salah Jumat kemarin (21/10). Isinya permohonan untuk pengerukan sedimentasi menggunakan alat berat,” papar Pujiyono.

Kades belum bisa memastikan, kapan pengerukan tersebut dilakukan. Namun pemdes berharap, sesegera mungkin dikeruk. “Sampai tadi siang (kemarin), kami belum mendapatkan informasi terbaru dari BBWSBS,” ujarnya.

Sementara itu, jumlah makam yang dipindahkan dari TPU Gedhe terus bertambah. Pujiyono mengaku menuturkan, hingga Minggu (23/10), sudah 14 makam yang dipindahkan. “Ada kemungkinan bisa bertambah lagi. Informasi dari warga, ada makam yang mau dipindah lagi,” urainya.

Sebelumnya, Kabid Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) BBWSBS Naryo Widodo mengaku sudah menerjunkan petugas ke lokasi. Hasilnya, akan mengkaji untuk penanganan darurat yang kemungkinan bisa dilakukan. (al/fer/dam) Editor : Damianus Bram
#bbwsbs #TPU Tergerus Arus Sungai #Desa Banyakprodo #TPU Gedhe #Sungai Wiroko #TPU Desa Banyakprodo