“PNM terus melaksanakan kegiatan berkesinambungan dengan membuka program pemberdayaan bagi masyarakat sekitar,” ujar Pemimpin PNM Cabang Wonogiri Setya Prihartaeni, Kamis (27/10).
Acara ini juga dihadiri oleh beberapa pemateri pelatihan, mulai dari Djuwariyah (camat Bulukerto), Purwanto (kepala Desa Krandegan), Yunus Angga (dinas lingkungan hidup), dan Lukman dari sanitarian Puskesmas Bulukerto.
PNM cabang Wonogiri juga menggandeng Bank Sampah Induk Berseri yang berlokasi di Dusun Kuniran, Desa Krandegan, Kecamatan Bulukerto, Wonogiri. Khususnya untuk membuat Program Tanggungjawab Sosial dan Lingkungan.
Dalam hal ini, PT PNM memberikan bantuan alat pembuatan biopori dan komposter, yaitu tong sampah, sekop, pelobang biopori, cetakan press, hingga wangkil. Bantuan ini diberikan dalam acara pelatihan pengolahan sampah yang dilaksanakan di Rumah Darling (Sadar Lingkungan) Bank Sampah Berseri.
"Program ini akan terus dipantau sebagai evaluasi agar nantinya terus berlanjut," tutur Setya.
Hal ini disambut baik oleh pengelola Bank Sampah Berseri Riyanto. Dia menyampaikan banyak terimakasih kepada PT PNM dan kedepannya akan berkreasi lebih banyak lagi, "Kami sangat berterimakasih kepada PT PNM utamanya cabang Wonogiri atas segala bantuannya. Mari saling mendoakan, semoga kita semua selalu diberikan kesuksesan. Semoga kedepannya kami bisa terus bersinergi untuk membangun negeri," tuturnya. (nik) Editor : Damianus Bram