Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Pemkab Wonogiri Borong Tiga Reward GEMA 2022

Damianus Bram • Selasa, 13 Desember 2022 | 03:55 WIB
TERBAIK: Wabup Wonogiri Setyo Sukarno (kanan) terima reward Government Entrepreneurial Marketing Awards 2022 yang diselenggarakan MarkPlus di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Kamis (8/12). (SETDA WONOGIRI FOR RASO)
TERBAIK: Wabup Wonogiri Setyo Sukarno (kanan) terima reward Government Entrepreneurial Marketing Awards 2022 yang diselenggarakan MarkPlus di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Kamis (8/12). (SETDA WONOGIRI FOR RASO)
RADARSOLO.ID – Pemkab Wonogiri merengkuh tiga penghargaan dalam Government Entrepreneurial Marketing Awards 2022, yang digelar MarkPlus di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Kamis (8/12). Sebagai apresiasi atas kinerja Pemkab Wonogiri dalam memajukan daerahnya. Baik dalam bentuk program kerja maupun aksi nyata.

Penghargaan yang disabet, yakni Bronze Champion kategori Inovasi Pengembangan Destinasi Wisata. Melalui Inovasi Pemberdayaan Kampung Wayang Kepuhsari. Kemudian Bronze Champion kategori Inovasi Pemberdayaan UMKM. Melalui Re-branding Kopi Wonogiri lewat Program Pemberdayaan Wonogiri Nduwe Kopi.

Penghargaan terakhir, yakni Silver Champion kategori Inovasi Pemberdayaan UMK. Melalui Mi Ayam Instan Wonogiren. Ketiga penghargaan tersebut diterima Wakil Bupati (Wabup) Wonogiri Setyo Sukarno. “Alhamdulillah. Ini penghargaan yang luar biasa bagi Pemkab Wonogiri,” terang wabup, Senin (12/12).

Wabup menambahkan, re-branding kopi jangan sekadar menjadi pasar penjualan semata. Namun juga berkontribusi bagi petani kopi. Termasuk diterima dan dirasakan cita rasanya oleh masyarakat luas, hingga pemasarannya menjangkau seluruh wilayah di Indonesia.

“Petani mendapatkan pelatihan, mulai dari cara memanen dan menjemur. Termasuk pelatihan cara pengolahan kopi. Dari sini kami harapkan mendapatkan cita rasa kopi terbaik,” imbuh wabup.

Beralih ke mi ayam instan Wonogiren, wabup karena selama ini banyak pedagang berjualan dengan nama Wonogiri. Kemudian muncul terobosan dari salah satu masyarakat Kota Sukses, bagaimana agar cita rasa mi ayam Wonogiri bisa dirasakan dengan cara praktis.

“Maka diciptakan mi ayam instan. Sudah dipasarkan hingga ke berbagai daerah. Bahkan hingga ke luar negeri, seperti Malaysia dan Arab Saudi,” bebernya.

Terkait inovasi pemberdayaan Kampung Wayang Kepuhsari, Kecamatan Manyaran, wabup menyebut warga di sana mulai diberdayakan dengan sejumlah pelatihan. Misalnya cara membuat wayang karakter. “Kemudian memberdayakan masyarakat membuat homestay, yang bisa meningkatkan pendapatan,” urainya.

Sementara itu, wabup berharap tiga penghargaan ini memicu masyarakat luas untuk lebih mengenal Wonogiri. Supaya berdampak positif bagi kesejahteraan warganya. Selain itu, juga memicu pemkab untuk terus berinovasi.

“Kami akan berusaha menciptakan inovasi baru. Intinya bermuara pada bagaimana cara meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas wabup. (al/fer) Editor : Damianus Bram
#Wonogiri Nduwe Kopi #GEMA 2022 #Pemberdayaan Kampung Wayang Kepuhsari #pemkab wonogiri #Government Entrepreneurial Marketing Awards 2022 #Mi Ayam Instan Wonogiren