Koordinator Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri Agus Hasto Purwanto menjelaskan, persiapan Nataru sudah dikoordinasikan dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Rapat koordinasi (rakor) digelar via daring, belum lama ini. Dia mengaku persiapan dan pelaksanaan menyambut Nataru, akan digeber 19 Desember hingga 3 Januari 2023. Termasuk membahas sejumlah isu strategis.
“Salah satunya, persiapan Nataru tahun ini tidak ada larangan perjalanan. Tapi tetap mengedepankan aspek kesehatan, keselamatan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat,” papar Agus saat dijumpai di ruang kerjanya, Rabu (14/12).
Nataru saat ini berbarengan dengan masa libur sekolah. Agus memprediksi arus perjalanan dengan moda transportasi bus, baik yang keluar ataupun masuk Kota Sukses cukup padat.
“Namun kami tidak bisa memprediksi, apakah Nataru nanti warga Wonogiri banyak yang pulang atau berlibur di kota lain. Nanti dilihat data produksi terminal,” bebernya.
Berkaca sebelum pandemi Covid-19 melanda, momentum Nataru juga berbarengan dengan liburan sekolah. Saat itu banyak kaum boro yang pulang kampung.
“Puncak arus mobilitas jelang Natal terjadi 22-23 Desember. Mobilitas tertinggi jelang pergantian tahun, antara 30-31 Desember. Kami ambil tengahnya, mungkin puncak kedatangan secara umum 26-27 Desember,” imbuh Agus.
Jelang Nataru, Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri sudah berbenah. Di antaranya mendirikan pos Nataru. Menyediakan fasilitas informasi, keamanan, hingga kesehatan. Berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait.
Sementara itu, jelang Nataru akan diintensifkan giat ramcek. Berupa inspeksi keselamatan perjalanan armada. Bakal menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) Wonogiri, untuk pemeriksaan kesehatan kru bus.
“Kami akan rakor bersama Forkompimda Wonogiri. Kami juga menunggu petunjuk dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah X Provinsi Jawa Tengah, termasuk dengan BPTD Daerah Istimewa Jogjakarta,” papar Agus. (al/fer/dam) Editor : Damianus Bram