Ceritanya, sebelum kejadian korban merasakan tidak enak badan. Kemudian pamit pulang ke mandornya tempat bekerja. Setiba di rumah kontrakan, korban bergegas mandi. Selesai mandi sekira pukul 20.48, korban berdiri di samping rumah.
Diduga saat melangkahkan kaki, tiba-tiba korban terpeleset dan terjatuh. Kepalanya membentur lantai. Sial, tangan kiri korban memegang kabel ground yang teraliri listrik meteran rumah kontrakan tersebut.
“Saat kejadian, ada tetangga yang sempat mendengar suara minta tolong. Tapi suaranya pelan. Saat saksi mengecek, korban posisinya sudah jatuh terlentang,” terang Kapolres Wonogiri AKBP Dydit Dwi Susanto melalui Kasi Humas AKP Anom Prabowo, Kamis (15/12).
Dari keterangan saksi, kepala bagian belakang korban mengeluarkan darah. “Posisi tangan korban masih memegang kabel ground. Saksi kemudian meminta pertolongan warga lainnya. Hingga akhirnya kabel ground yang dipegang korban dipotong dengan tang,” imbuh Anom.
Peristiwa ini segera dilaporkan ke pemilik rumah kontrakan dan ketua RW setempat. Selanjutnya diteruskan ke Polsek Ngadirojo. Di saat bersamaan, saksi berusaha menyelamatkan korban dengan melarikan ke rumah sakit. Namun hasil pemeriksaan dokter setiba di rumah sakit, korban diketahui sudah meregang nyawa.
“Kejadian ini sudah diberitahukan ke pihak keluarga korban. Pihak keluarga menerima meninggalnya korban sebagai kecelakaan. Mereka menolak dilakukan otopsi dan tidak menuntut secara hukum, melalui surat pernyataan,” tandas Anom. (al/fer/dam) Editor : Damianus Bram