Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Jumlah Terbatas, KPL Dituntut Mampu Distribusikan Pupuk Bersubsidi secara Merata

Tri wahyu Cahyono • Kamis, 19 Januari 2023 | 02:45 WIB
Petani di wilayah Kecamatan Selogiri menggarap sawahnya, Rabu (18/1/2023). (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)
Petani di wilayah Kecamatan Selogiri menggarap sawahnya, Rabu (18/1/2023). (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)
RADARSOLO.ID-Wonogiri mendapatkan alokasi puluhan ribu ton pupuk bersubsidi. Terdiri dari 30 ribu ton urea dan 21 ribu ton NPK Phonska. Kios pupuk lengkap (KPL) harus mampu mendistribusikan jatah pupuk bersubsidi secara merata.

Tantangannya, jumlah KPL tak sebanding dengan jumlah desa/kelurahan.

Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan & Pangan) Wonogiri Giyanto mengatakan, tahun lalu, pemerintah pusat memberikan lima jenis pupuk bersubsidi, yaitu urea, NPK Phonska, ZA, SP36 dan Petroganik.

Namun mulai tahun ini, pemerintah pusat hanya memberikan dua jenis pupuk bersubsidi, yakni urea dan NPK. Penerima pupuk juga dibatasi.

Pupuk murah tersebut hanya boleh digunakan untuk tanaman pangan padi, jagung, kedelai, tanaman perkebunan kopi, kakao, tebu rakyat, serta tanaman hortikultura cabai, bawang merah dan bawang putih. "Tembakau tidak (tidak dapat)," beber Giyanto.

Ditambahkan Giyanto, terdapat 173 unit kios pupuk lengkap (KPL) yang tersebar di seluruh penjuru Kota Sukses. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan jumlah desa/kelurahan yang mencapai 294 desa/kelurahan. Sebab itu, KPL harus mengampu sejumlah desa/kelurahan sekaligus.

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindag dan UMKM) Wonogiri Wahyu Widayati menuturkan, KPL harus punya stok minimal untuk kebutuhan satu pekan, sedangkan distributor pupuk bersubsidi harus punya stok minimal untuk kebutuhan dua pekan.

Vice President Penjualan Pupuk Indonesia Wilayah Jateng DIJ Antonius Yudi berkomitmen menyediakan dan menyalurkan pupuk bersubsidi sesuai ketentuan. "Kami menjalankan penugasan, termasuk soal alokasi," ujarnya. (al/wa)

  Editor : Tri Wahyu Cahyono
#phonska #pupuk bersubsidi #distribusi #npk #kpl