Diketahui, undangan nikah digital yang asli menggunakan format link website. Saat di-klik, orang yang diundang akan diarahkan ke website berisi undangan pernikahan lengkap dengan keterangan tanggal pernikahan, lokasi resepsi, dan sebaginya.
"Itu kan bentuknya beda (undangan nikah digital yang asli dan versi APK). Kalau bentuknya sama-sama link, perlu lebih jeli membaca link itu," terang Yusuf Eko Prasetyo, salah seorang pembuat jasa undangan digital di Wonogiri, Senin (30/1/2023).
Undangan nikah modus penipuan berformat APK, imbuhnya, mirip modus penipuan resi abal-abal yang sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial.
Yusuf mengaku resah dengan modus penipuan tersebut. Sebab bisa mengurangi minat konsumen membuat undangan nikah digital. “Konsumen bisa saja beralih ke undangan jenis lainnya. Seperti undangan dalam format video,” ujarnya.
Lebih lanjut diungkapkan Yusuf, orang lanjut usia (lansia) yang mengoperasikan smartphone bisa lebih rawan menjadi korban penipuan itu. (al/wa) Editor : Tri Wahyu Cahyono