Kasi Pelayanan Desa Kulurejo Dwi Sunanto mengatakan, sejak Rabu (1/3), wilayah setempat diguyur hujan deras. Pada Kamis (2/3) dini hari, air sungai meluap hingga menggenangi jalan raya Wonogiri-Tirtomoyo.
"Banjir mulai ke jalan sekitar pukul 00.30," ujar dia.
Akibatnya, jalan raya Wonogiri-Tirtomoyo ditutup. Ketinggian air di jalan mencapai lebih dari 1 meter.
Meski begitu, imbuh Dwi, pada pukul 05.00, ketinggian air mulai menurun menyisakan sekitar setengah meter. Pengendara sempat dialihkan ke jalur alternatif melalui Dusun Bendungan, Desa Bulurejo.
"Roda dua dan empat masih dialihkan ke sana tadi pagi. Sekarang sudah bisa lewat tapi kudu hati-hati," beber dia.
Menurut dia, masih ada beberapa kendaraan yang memilih jalur alternatif. Sebab, mereka tak berani menerjang banjir.
Dwi mengatakan, cuaca di Bulurejo dan Kulurejo saat ini masih gerimis dan mendung. Jika terjadi hujan deras, maka jalan raya bisa kembali terendam dengan kondisi air tinggi. Sehingga jalan bisa kembali ditutup.
Lebih jauh, Dwi mengatakan, luapan Sungai Wiroko juga berdampak ke permukiman warga. Di Kulurejo ada dua rumah yang terendam dengan jumlah anggota keluarga sebanyak lima orang. Sedangkan di Bulurejo ada satu rumah yang terdampak yang berisi tiga orang.
"Ini karena luapan Sungai Wiroko. Sedimentasi, alirannya menyempit," tandas Dwi. (al/ria) Editor : Syahaamah Fikria