“Iya, CFD diliburkan, diganti bazar Ramadan,” ujar Waluyo, ketua penyelenggara bazar, Senin (27/3).
Bazar mulai digelar pada hari kedua Ramadan atau Jumat (24/3). Sebanyak 85 pedagang ikut memeriahkan kegiatan tersebut. “Yang mengisi lapak ada pedagang kuliner, banyak jenisnya. Selain itu juga aneka permainan anak,” kata dia.
Menurut Waluyo, pada hari pertama dan kedua bazar dibuka, pengunjung cukup ramai. Namun di hari ketiga atau Minggu (26/3), bazar cenderung sepi karena wilayah setempat diguyur hujan.
Event ini bertujuan menyemarakkan Ramadan di desa setempat. Termasuk mendorong UMKM agar mendapatkan ladang penghasilan. Pihaknya juga menggandeng Forkompimcam Giritontro. Bazar dibuka camat dan kapolsek Giritontro.
“Selain, setiap sore diisi live music sehingga pengunjung juga bisa mendapatkan hiburan,” beber Waluyo.
Ditambahkannya, bazar digelar selama Ramadan. Bazar terakhir bakal digelar pada 19 April mendatang. “Intinya kami ingin agar wilayah ndeso juga bisa ramai. Selain itu juga bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” tandas dia. (al/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono