Pengelola Pasar Bung Karno Baturetno Wonogiri Sularno mengatakan, jumlah pengunjung mulai meningkat sejak Minggu (16/4/2023). "Peningkatannya fluktuatif. Bisa mencapai 50 persen," ujar Sularno, Selasa (18/4/2023).
Pengunjung yang datang masih didominasi masyarakat setempat, untuk pemudik belum banyak yang datang. "Yang dituju kebutuhan primer dan sekunder. Kemarin yang ke toko pakaian banyak juga," kata dia.
Mengantisipasi membeludaknya pengunjung, pengelola Pasar Bung Karno Baturetno memberlakukan akses keluar masuk satu arah. Pengunjung juga diwanti-wanti menjaga barang bawaan dan anak kecil yang diajak berbelanja. "Sampai Lebaran, pengamen dan pengemis dilarang masuk pasar," terang Sularno.
Sementara itu, Manajer Operasional Toko serba ada (Toserba) Baru Wonogiri Tanto Satrio mengatakan, peningkatan pengunjung mencapai lima kali lipat dibandingkan hari biasa. "Itu tidak semua beli, ada yang satu keluarga ikut masuk. Kalau untuk pembeliannya naik dua kali lipat dari hari biasanya," ungkapnya.
Terkait omzet sementara, pada Lebaran tahun ini dibandingkan tahun lalu masih sama. "Saat ini yang ramai di market-nya dibanding fashion. Peminat market dua kali fashion. Jadi kalau di market 100 orang, di fashion hanya 50 orang," terang dia.
Menurut Tanto, ada perbedaan tren belanja dari masyarakat, yakni lebih awal belanja atau mencari barang. Pada awal April, toserba setempat sudah dipadati pengunjung. "Tahun lalu memang ada yang kecewa saat belanja mepet Lebaran. Barang yang diinginkan stoknya habis. Ada tren berbeda, kalau dulu-dulu itu, H-10 sampai H-1 Lebaran sampai berdesak-desakan," pungkasnya. (al/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono