Tim voli dari Kecamatan Selogiri harus mengakui keunggulan tim voli Kecamatan Pracimantoro. Tim dari Kecamatan Pracimantoro menang tiga set dengan skor 31-29, 25-19 dan 25-21.
Wakil Bupati (Wabup) Wonogiri Setyo Sukarno mengatakan, kejuaraan itu merupakan bagian dari sosialisasi Perundang-undangan Bea Cukai dan Tembakau. Sekaligus momentum mengukir prestasi bagi tim-tim desa/kelurahan yang telah menjadi juara di masing-masing kecamatan.
Menurut wabup, hampir semua wilayah memiliki sarana latih-tanding voli dan memiliki bibit pemain voli. "Potensi inilah yang harus mendapatkan perhatian sehingga bola voli mampu menjadi olahraga prestasi di Kabupaten Wonogiri," ujarnya, saat membuka pertandingan Sabtu.
Kepala Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Wonogiri Haryanto menuturkan, sebelumnya, masing-masing kecamatan telah menggelar turnamen voli. Desa/kelurahan yang juara di tingkat kecamatan berhak ikut turnamen tingkat kabupaten itu.
Turnamen voli yang diadakan dalam rangka Hari Jadi ke-282 Kabupaten Wonogiri dikemas semiterbuka. Setiap tim boleh merekrut maksimal empat atlet dari luar desanya, namun harus masih satu kecamatan dengan tim tersebut.
"Tidak boleh merekrut dari luar kecamatan karena untuk memunculkan bibit-bibit atlet lokal," imbuhnya.
Pihaknya menyediakan hadiah berupa uang pembinaan. Juara I mendapatkan uang tunai Rp 5 juta, juara II Rp 3,5 juta, dan juara III Rp 2 juta. (al/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono