Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Wonogiri Anif Solikhin mengatakan, jemaah CJH tambahan tergabung dalam kelompok terbang 97.
Dari AHD, belasan jamaah haji itu dijadwalkan terbang menuju Tanah Suci, Rabu (21/6) dini hari. Mereka bakal berada di Madinah selama satu malam terlebih dahulu sebelum meluncur ke Makkah.
"Sebelumnya sudah ada jamaah dari Wonogiri yang berangkat di kloter 59 dan 60. Mereka sudah selesai melakukan umrah," kata dia.
Diketahui, terdapat 457 jamaah haji termasuk tiga petugas haji daerah asal Wonogiri yang telah terbang terlebih dahulu ke Arab Saudi. Mereka diberangkatkan dari pendapa rumah dinas bupati Wonogiri, Sabtu (10/6) lalu.
"Sudah selesai umrah jadi menunggu pelaksanaan ibadah haji di tanggal 8 Dzulhijjah," kata Anif.
Lebih jauh Anif menerangkan, ada sepasang jemaah pasangan suami istri (pasutri) asal Wonogiri yang sempat tertunda keberangkatannya. Alasannya, si suami sakit dan si ibu menunggu di RSUD Dr. Moewardi.
"Alhamdulillah bisa segera sembuh dan kemudian bisa masuk di kloter 67," kata Anif.
Sebelumnya, saat pemberangkatan CJH Wonogiri, Sabtu (10/6), Wakil Bupati (Wabup) Wonogiri Setyo Sukarno meminta CJH menaati ketentuan saat menjalankan ibadah di Tanah Suci. Selain itu, mereka juga diminta menjaga nama baik Wonogiri dan Indonesia.
"Kami minta untuk menjaga kesehatan juga, agar bisa lancar menjalankan ibadah di Tanah Suci. Juga supaya mengikuti petunjuk dari petugas haji juga," pesannya. (al/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono