RADARSOLO.COM - Api yang membakar pabrik kertas PT Prima Paper Indonesia hingga Kamis (10/8) sore, masih belum 100 persen padam. Tim pemadam kebakaran (damkar) masih melakukan pendinginan lokasi kebakaran yang ada di Dusun Timang Kulon, Desa Wonokerto, Kecamatan Wonogiri Kota itu.
Kepala Desa (Kades) Wonokerto Suyanto mengatakan, api diketahui masuk ke area bangunan pabrik pada Rabu (9/8) sekitar pukul 17.00. Damkar kemudian berupaya melakukan pemadaman api.
"Upaya pemadaman dilakukan sampai malam. Sekitar pukul 23.30 api mulai bisa dikuasai. Bisa dilokalisir sehingga tidak merembet ke bangunan lain," ujar kades.
Menurut dia, pada Kamis sekitar pukul 04.00 hingga pukul 05.00, api sudah tidak tampak. Namun, petugas masih melakukan upaya pendinginan dan memastikan sudah tidak ada api lagi. Sebab, kepulan asap juga masih ada.
Pantauan Radarsolo.com pada pukul 15.40, petugas damkar juga masih berada di lokasi untuk melakukan pendinginan. Asap masih tampak dari bangunan penyimpanan bahan baku itu.
Jumlah personel damkar juga tak sebanyak pada Rabu malam. Alat berat dikerahkan untuk mengeruk sisa-sisa kebakaran sehingga memudahkan pendinginan.
"Untuk penyebab kebakaran kami belum mengetahui," kata dia.
Lebih jauh, Suyanto mengatakan, tidak ada korban jiwa akibat peristiwa itu. Sementara untuk kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Sementara itu, aroma kertas terbakar juga masih tercium di sekitar lokasi. Namun, abu kebakaran tak sampai mengganggu aktivitas warga.
Warga setempat yang bekerja di bagian finishing pabrik tersebut diketahui juga masih masuk.
"Jadi yang siap dikerjakan masih ada. Yang terbakar bahan baku, tidak sampai yang barang jadi," papar kades.
Kepala UPT Damkar Wonogiri Joko Santosa mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan kebakaran di pabrik kertas itu pada Rabu pukul 17.25 WIB. Petugas segera turun ke lokasi kebakaran.
"Pemadaman juga dibantu teman-teman damkar dari Sukoharjo, Solo dan Karanganyar. BPBD, kepolisian dan relawan juga ikut membantu," terang Joko.
Menurut dia, pemadaman dan pendinginan api cukup lama. Pasalnya, bahan baku kertas di lokasi cukup banyak dan mudah terbakar.
Sebelumnya, Kapolsek Wonogiri Kota AKP Eka Purwanta mengatakan, berdasarkan informasi sementara, api awalnya muncul dari samping gedung. Kemudian merembet ke gedung yang terbakar.
"Informasi awal seperti itu. Yang jelas, kita langsung ke lokasi dan ikut melakukan pengamanan," ujar dia. (al/ria)
Editor : Syahaamah Fikria