Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Tak Lagi Gratis, Peminat Trans Jateng Rute Solo-Sukoharjo-Wonogiri Masih Tinggi

Iwan Adi Luhung • Kamis, 17 Agustus 2023 | 02:28 WIB
Armada Trans Jateng koridor 7 di Terminal Tipe C Wonogiri, Senin (14/8).
Armada Trans Jateng koridor 7 di Terminal Tipe C Wonogiri, Senin (14/8).

RADARSOLO.COM - Peminat layanan Trans Jateng koridor 7 rute Solo-Sukoharjo-Wonogiri masih cukup tinggi, meski promo tarif gratis telah berakhir. Penumpang Trans Jateng juga cukup bervariasi.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Wonogiri Waluyo mengatakan, antusiasme masyarakat untuk memanfaatkan Trans Jateng atau rute Solo-Sukoharjo-Wonogiri masih cukup tinggi, meski kini tarifnya tak gratis lagi. Penumpang kelompok pelajar, veteran, buruh bertarif Rp 2.000 dan penumpang umum Rp 4.000.

Berdasarkan pantauan Dishub Wonogiri, kata Waluyo, cukup banyak warga yang memanfaatkan transportasi umum murah itu.

“Antusiasme masyarakat untuk menggunakan Trans Jateng masih oke,” ujar dia.

Hal itu, imbuh Waluyo, dilihat dari tingkat keterisian penumpang dalam bus. Pada Senin (14/8) lalu, atau pada hari pertama Trans Jateng koridor 7 berbayar, tingkat keterisian bus mencapai 72 persen secara global dari Terminal Tipe C Wonogiri hingga Terminal Tirtonadi Solo.

“Informasi dari pengelola seperti itu. Kalau saat gratis kemarin malah over. Sangat tinggi peminatnya apalagi saat Sabtu dan Minggu (12-13/8)," beber dia.

Saat itu, kata Waluyo, jumlah penumpang lebih dari 2.000 orang. Bahkan, Trans Jateng yang meluncur dari Terminal Tipe C Wonogiri menuju Solo tak berhenti di halte karena sudah penuh penumpang. Ada juga bus yang memberikan keterangan tulisan ‘PENUH’ dengan karton yang dipajang di bagian depan atau samping sopir sehingga terlihat oleh calon penumpang yang menunggu di halte.

“Keselamatan harus tetap diperhatikan, jadi memang begitu,” kata Waluyo.

Diketahui, layanan Trans Jateng koridor 7 sempat digratiskan selama enam hari pasca launching Selasa (8/8) lalu. Hari pertama setelah promo tarif gratis berakhir atau Senin (14/8), penumpang Trans Jateng tetap tinggi. Waluyo mengatakan, penumpang cukup bervariasi.

“Artinya variatif itu ada yang pekerja swasta. Anak sekolah juga ada. Pegawai juga ada,” beber dia.

Pihaknya kini juga masih terus memantau penggunaan layanan Trans Jateng. Diharapkan, layanan ini bisa membantu masyarakat yang mendapatkan layanan transportasi yang murah, aman dan nyaman. (al/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#trans jateng #Dishub Wonogiri #koridor 7